kursor

Blue Fire Pointer 

Wednesday, April 26, 2017

MAKALAH FILSAFAT ADMINITRASI - MENURUT AGUS PRIANTONO NC




MAKALAH
FILSAFAT ADMINITRASI
DOSEN
FIRMAN FIRDAUSI, SH., MH
TEMA
MANAJEMEN





DI SUSUN OLEH KELOMPOK 1
1.      ABANG YANTO
2.      ABDUL MUHAIMIN
3.      ACH. YANI
4.      ADRIANUS KLAU
5.      AGNES AYU JURLIANDARI
6.      AGUS PRIANTONO NC
7.      AGUSTINUS BOMBO
8.      AGUSTINUS JAPA GHENE
9.      AISYAH PENI
10.  ALBERTINA TANGGU SOLO
11.  ALFA SERGIUS WONAR
12.  ALFRIDA TULU

PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS TRIBHUANA TUNGGADEWI
MALANG

2016






PAPER YANG BAIK DAN BENAR - menurut AGUS PRIANTONO NC





NAMA                        : AGUS PRIANTONO. NC
NIM                            : 201621006
PRODI                        : ADMINITRASI NEGARA (A)
TUGAS                       : DASAR MANAJEMEN A
DOSEN                      : ABD. ROHMAN S.Sos., MAP
FAKULTAS               : ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS         : TRIBHUANA TUNGGA DEWI

PAPER
DASAR MANAJEMEN A
Konsep Dasar Manajemen merupakan perencanaan atau yang sering kita kenal dengan pleaning kemudian dilakukan secara sadar untuk mencapai sebuah tujuan. Namun dari prises pembelajaran bersama dosen unv. Tribhuana tunggadewi yaitu pak Abd. Rohman S.Sos., MAP saya menyimpulkan secara pribadi bahwa manajemen adalah sebuah proses kegiatan atau perencanaan yang di rencanakan dan dilaksanakan jauh maupun dekat hari dari proses pelaksanaan kemudian dilaksanakan secara sadar dan sistematis untuk mencapi tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Kata manajemen mungkin berasal dari bahasa Italia (1561) maneggiare yang berarti "mengendalikan," terutama dalam konteks mengendalikan kuda, yang berasal dari bahasa latin manus yang berarti "tangan". Bahasa Prancis lalu mengadopsi kata ini dari bahasa Inggris menjadi ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.
Manajemen menurut para ahli:
1.      Harnol koonts
Usaha untuk mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain.
2.      R. Terry
Proses khas tindakan perencanaan, pengorganisasian, pengerakan dan pengendalian.
3.      James F. Stoner
Perencanaan, pengorganisasian, dan penggunaan sumber daya organisasian
4.      John D. Millet
Pembimbingan dan penyediaan pasilitas kerja terhadap orang-orang yang tergabung.
v  6 teori manajamen diantaranya:
· Aliran klasik: Aliran ini mendefinisikan manajemen sesuai dengan fungsi-fungsi manajemennya. Perhatian dan kemampuan manajemen dibutuhkan pada penerapan fungsi-fungsi tersebut.
·      Aliran perilaku: Aliran ini sering disebut juga aliran manajemen hubungan manusia. Aliran ini memusatkan kajiannya pada aspek manusia dan perlunya manajemen memahami manusia.
·  Aliran manajemen Ilmiah: aliran ini menggunakan matematika dan ilmu statistika untuk mengembangkan teorinya. Menurut aliran ini, pendekatan kuantitatif merupakan sarana utama dan sangat berguna untuk menjelaskan masalah manajemen.
·     Aliran analisis sistem: Aliran ini memfokuskan pemikiran pada masalah yang berhubungan dengan bidang lain untuk mengembangkan teorinya.
·   Aliran manajemen berdasarkan hasil: Aliran manajemen berdasarkan hasil diperkenalkan pertama kali oleh Peter Drucker pada awal 1950-an. Aliran ini memfokuskan pada pemikiran hasil-hasil yang dicapai bukannya pada interaksi kegiatan karyawan.
·      Aliran manajemen mutu: Aliran manajemen mutu memfokuskan pemikiran pada usaha-usaha untuk mencapai kepuasan pelanggan atau konsumen.

v  Alasan di perlakukannya Manajemen
·      Mencapai tujuan yang ditentukan terdahulu.
·      Menjaga keseimbangan tujuan yang bertentangan.
·      Mencapai efisiensi dan efektifitas suatu kerja organisasi.
v  Unsur Manajemen
          ·       Ilmu pengetahuan
          ·       Seni
          ·       Proses
          ·       Propesi


      v  Fungsi Manajemen
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga yaitu:

1.        Perencanaan
Perencanaan atau Planning, yaitu proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi. Di antara kecenderungan dunia bisnis sekarang, misalnya, bagaimana merencanakan bisnis yang ramah lingkungan, bagaimana merancang organisasi bisnis yang mampu bersaing dalam persaingan global, dan lain sebagainya.

2.        Pengorganisasian
Pengorganisasian atau Organizing, yaitu proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang cepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan bisa memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi bisa bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.

3.        Pengimplementasian.
Pengimplementasian atau Directing, yaitu proses implementasi program agar bisa dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaran dan produktivitas yang tinggi.

4.         Pengendalian
Pengendalian dan Pengawasan arau Controlling, yaitu proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, di organisasikan, dan diimplementasikan bisa berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.

Banyak ahli yang berbeda pandangan mengenai fungsi manajemen akan tetapi efisiensinya tetap sama, bahwa:
1)   Manajemen terdiri dari berbagai proses yang terdiri dari tahapan-tahapan tertentu yang berfungsi untuk mencapai tujuan organisasi.
2)        Setiap tahapan memiliki keterkaitan satu sama lain dalam pencapaian tujuan organisasi.
3)   Secara diagramatis, jika kita kaitkan antara tujuan organisasi (yang harus dicapai secara efektif dan efisien) dan sumber-sumber daya organsaisi dengan fungsi-fungsi manajemen yang baru saja diterangkan, maka dapat dilihat pada Gambar berikut ini.
4)       Gambar tersebut menerangkan bahwa fungsi-fungsi manajemen diperlukan agar keseluruhan sumber daya organisasi dapat dikelola dan dipergunakan secara efektif dan efisien sehingga tujuan organisasi dapat tercapai.
Kegiatan-kegiatan dalam fungsi menajamen.
·      Fungsi Perencanaan (Planning)
a.    Menetapkan tujuan dan target bisnis
b.   Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut
c.    Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan
d.   Menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan
dan target bisnis .

·      Fungsi Pengorganisasian (Organizing)
a. Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan posedur yang diperlukan.
b.   Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab.
c. Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan, dan pengembangan sumber daya mansuia/tenaga kerja.
d.   Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat.

·         Fungsi pengimplementasian (Directing)
a. Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan.
b.  Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan menjelaskan kebijakan yagn ditetapkan.

·         Fungsi Pengawasan (Controlling)
a. Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan sebelumnya.
b.    Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan.
c.    Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis.

v  14 prinsip umum Manajemen.

1)      Pembagian kerja
2)      Wewenang
3)      Disiplin
4)      Kesatuan printah
5)      Kesatuan pengarahan
6)      Meletak kepentingan perseorangan di bawah kepentingan umum
7)      Balas jasa
8)      Sentralisasi
9)      Rantai saklar
10)  Order
11)  Kedilan
12)  Stabilitas staf organisasi
13)  Inisiatif
14)  Esprit D ctops/ semangat  kesatuan