kursor

Blue Fire Pointer 

Wednesday, April 26, 2017

MAKALAH FILSAFAT ADMINITRASI - MENURUT AGUS PRIANTONO NC




MAKALAH
FILSAFAT ADMINITRASI
DOSEN
FIRMAN FIRDAUSI, SH., MH
TEMA
MANAJEMEN





DI SUSUN OLEH KELOMPOK 1
1.      ABANG YANTO
2.      ABDUL MUHAIMIN
3.      ACH. YANI
4.      ADRIANUS KLAU
5.      AGNES AYU JURLIANDARI
6.      AGUS PRIANTONO NC
7.      AGUSTINUS BOMBO
8.      AGUSTINUS JAPA GHENE
9.      AISYAH PENI
10.  ALBERTINA TANGGU SOLO
11.  ALFA SERGIUS WONAR
12.  ALFRIDA TULU

PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI NEGARA
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS TRIBHUANA TUNGGADEWI
MALANG

2016









DAFTAR ISI

Daftar Isi .............................................................................................................
i
Bab
I
Pendahuluan ..................................................................................
1


A
Latar Belakang ......................................................................
1


B
Rumusan Masalah.................................................................
1


C
Tujuan ...................................................................................
1
Bab
II
Pembahasan ...................................................................................
2


A
Pengertian Antropologi ........................................................
2



1.        Antropologi Dunia Politik .............................................
2.        Antropologi Hukum .......................................................
3.        Antropologi Pendidikan .................................................
4.        Antropologi Fisik ...........................................................
5.        Antropologi Fisikolog ...................................................
2
3
3
3
3


B
Analisis Kasus Antropologi dalam lingkungan nyata ..........
4



a.         Permasalahan .................................................................
b.        Pendapat ........................................................................
c.         Solusi .............................................................................
4
5
5
Bab
III
Penutup ..........................................................................................
6


A
Kesimpulan ...........................................................................
6
Daftar Pustaka ....................................................................................................
7




BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang.
Ilmu Manajemen ilmiah timbul pada sekitar awal abad ke 20 di benua Eropa barat dan Amerika. Dimana di negara-negara tersebut sedang dilanda revolusi yang dikenal dengan nama revolusi industri. Yaitu perubahan-berubahan dalam pengelolaan produksi yang efektif dan efisien. Hal ini dikarenakan masyarakat sudah semakin maju dan kebutuhan manusia sudah semakin banyak dan beragama sejenisnya.
 Peristiwa pertama terjadi pada tahun 1776, ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis yang akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja , yaitu perincian pekerjaan ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang.
Dengan menggunakan industri pabrik peniti sebagai contoh, Smith mengatakan bahwa dengan sepuluh orang—masing-masing melakukan pekerjaan khusus—perusahaan peniti dapat menghasilkan kurang lebih 48.000 peniti dalam sehari. Akan tetapi, jika setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan, sudah sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan sepuluh peniti sehari.
Peristiwa penting kedua yang memengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri di Inggris. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin, menggantikan tenaga manusia, yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut pabrik. Perpindahan ini mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu mereka meramalkan permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku, memberikan tugas kepada bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, dan lain-lain, sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli.
Sekarang timbul suatu pertanyaan “siapa sajakah yang sebenarnya memakai Manajement “ apakah hanya digunakan di perusahaan saja atau apakah di pemerintahan saja. Manajemen diperlukan dalam segala bidang, bentuk dan organisasi serta tipe kegiatan. Dimana orang-orang saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan.
B.       Rumusan Masalah.
1.    Beberapa masalah Manajemen yang memerlukan analisa Filsafat dengan memecahkan tata cara berfikir Filsafat antara lain:
a.    Logika.
b.    Epistimologi.
c.    Antologi.
d.   Aksiologi.

C.       Tujuan
1.        Mempelajari serta mendalami manajemen secara lebih terperinci.
2.        Dapat mempelajari keterkaitan antara tata cara berfikir filsafat dengan manajemen.
3.        Agar mengerti apa pentingnya manajemen dalam kehidupan nyata.
4.        Mengetahuai fungsi Manajemen.
5.        Memenuhi tugas kuliah guna mendapatkan nilai.

BAB II
PEMBAHASAN

A.      Pengertian pengertian Manajemen.
Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Istilah Manajemen (management) diartikan oleh berbagai pihak dengan perspektif yang berbeda, misalnya pengelolaan, pembinaan, pengurusan, ketata laksanaan, kepemimipinan, pemimpin, ketata pengurusan, administrasi, dan sebagainya. Kemudian manajemen juga bisa di artikan sebagai  ilmu dan seni yang mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Istilah manajemen memiliki berbagai pengertian. Secara universal manajemen adalah penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran dan kinerja yg tinggi dalam berbagai tipe organisasi profit maupun non profit.
Untuk lebih jelasnya ada beberapa definisi atau pengertian dari Manajemen, yaitu sebagai berikut.
1.        Definisi Manajemen menurut Daft.
Manajemen merupakan pencapaian tujuan organisasi dengan cara yg efektif dan efisien lewat perencanaan pengorganisasian pengarahan dan pengawasan sumberdaya organisasi.
2.        Definisi Manajemen menurut Plunket.
Manajemen merupakan satu atau lebih manajer yg secara individu maupun bersama-sama menyusun dan mencapai tujuan organisasi dengan melakukan fungsi - fungsi terkait (perencanaan pengorgnisasian penyusunan staf pengarahan dan pengawasan) dan mengkoordinasi berbagai sumber daya (informasi material uang dan orang)

3.        Definisi Manajemen Menurut Lewis.
Manajemen merupakan proses mengelola dan mengkoordinasi sumber daya-sumber daya secara efektif dan efisien sebagai usaha utk mencapai tujuan organisasi.

B.     Fungi Manajemen.
Fungsi-fungsi manajemen adalah serangkaian kegiatan yang dijalankan dalam manajemen berdasarkan fungsinya masing-masing dan mengikuti satu tahapan-tahapan tertentu dalam pelaksanaannya. Fungsi-fungsi manajemen, sebagaimana diterangkan oleh Nickels, McHug and McHugh terdiri dari empat fungsi, yaitu:
1.        Perencanaan
Perencanaan atau Planning, yaitu proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi. Di antara kecenderungan dunia bisnis sekarang, misalnya, bagaimana merencanakan bisnis yang ramah lingkungan, bagaimana merancang organisasi bisnis yang mampu bersaing dalam persaingan global, dan lain sebagainya.
2.        Pengorganisasian
Pengorganisasian atau Organizing, yaitu proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang cepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan bisa memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi bisa bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi.
3.        Pengimplementasian.
Pengimplementasian atau Directing, yaitu proses implementasi program agar bisa dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh kesadaran dan produktivitas yang tinggi.
4.         Pengandalian
Pengendalian dan Pengawasan arau Controlling, yaitu proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, di¬organisasikan, dan diimplementasikan bisa berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.
Banyak ahli yang berbeda pandangan mengenai fungsi manajemen akan tetapi efisiensinya tetap sama, bahwa:
1)        Manajemen terdiri dari berbagai proses yang terdiri dari tahapan-tahapan tertentu yang berfungsi untuk mencapai tujuan organisasi.
2)        Setiap tahapan memiliki keterkaitan satu sama lain dalam pencapaian tujuan organisasi.
3)        Secara diagramatis, jika kita kaitkan antara tujuan organisasi (yang harus dicapai secara efektif dan efisien) dan sumber-sumber daya organsaisi dengan fungsi-fungsi manajemen yang baru saja diterangkan, maka dapat dilihat pada Gambar berikut ini.
4)        Gambar tersebut menerangkan bahwa fungsi-fungsi manajemen diperlukan agar keseluruhan sumber daya organisasi dapat dikelola dan dipergunakan secara efektif dan efisien sehingga tujuan organisasi dapat tercapai.


Kegiatan-kegiatan dalam fungsi menajamen.
·      Fungsi Perencanaan (Planning)
a.    Menetapkan tujuan dan target bisnis
b.   Merumuskan strategi untuk mencapai tujuan dan target bisnis tersebut
c.    Menentukan sumber-sumber daya yang diperlukan
d.   Menetapkan standar/indikator keberhasilan dalam pencapaian tujuan
dan target bisnis .

·      Fungsi Pengorganisasian (Organizing)
a.    Mengalokasikan sumber daya, merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan posedur yang diperlukan.
b.    Menetapkan struktur organisasi yang menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab.
c.    Kegiatan perekrutan, penyeleksian, pelatihan, dan pengembangan sumber daya mansuia/tenaga kerja.
d.   Kegiatan penempatan sumber daya manusia pada posisi yang paling tepat.

·         Fungsi pengimplementasian (Directing)
a.    Mengimplementasikan proses kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan.
b.    Memberikan tugas dan penjelasan rutin mengenai pekerjaan menjelaskan kebijakan yagn ditetapkan.

·         Fungsi Pengawasan (Controlling)
a.    Mengevaluasi keberhasilan dalam pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah ditetapkan sebelumnya.
b.    Mengambil langkah klarifikasi dan koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan.
c.    Melakukan berbagai alternatif solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target bisnis.

C.     Pemecahan masalah.
1.        Logika.
Secara logika Manajemen adalah organisasi yang  memperoleh keunggulan dalam bersaing dengan mengandalkan pada:
a.         Kemampuan keuangan yang luar biasa (para pemilik adalah orang-orang yang maha kaya atau dekat dengan sumber daya keuangan).
b.        Sumber daya manusia yang luar biasa (misalkan, lulusan universitas-universitas terkemuka dan berpengalaman di bidangnya).
c.         Penguasaan atas sumber daya alam yang diperebutkan
d.        Teknologi tinggi yang hanya dimiliki oleh organisasi tersebut.

2.        Epistimologi.
Dalam kehidupan sebara cangih menurut kami, Manajemen sangat penting dalam kehidupan. Segala sesuatu yang akan di kerjakan harus di manage. Dengan adanya Manajemen, semua kegiatan yang ingin kita lakukan bisa terlaksana sesuai harapan. Karna semua telah terencana maka tidak ada yang terbengkalai. Sehingga akan sesuai dengan yang telah di rencanakan.

3.      Antologi.
Sistem kerja dalam sebuah organisasi tidak teratur apabila tidak ada manajemen, karena Manajemen sangat berperan penting dalam sebuah organisasi untuk menjaga keseimbangan antara tujuan-tujuan sasaran dan kegiatan-kegiatan yang saling bertentangan dari pihak-pihak yang berkepentingan dalam sebuah organisasi seperti: Pimpinan, pegawai, pelangan, serikat kerja, pemilik dan karyawan, pemerintah dan masyarakat.


4.      Aksiologi.
Manajemen tidak hanya terpaku pada bagaimana mengatur perusahaan  akan tetapi bisa di artikan dalam mengatur diri kita dan tujuan kita kedepan.


BAB III
PENUTUP

A.     Kesimpulan
Dari beberapa penjelasan di atas kami dapat mengambil sebuah kesimpulan bahwa manajemen merupakan sebuah ilmu dan seni yang mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
·     Manajemen berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Istilah Managment (management) telah diartikan oleh berbagai pihak dengan perspektif yang berbeda.
·      Manajemen merupakan suatu ilmu dan seni, mengapa disebut demikian, sebab antara keduanya tidak bisa dipisahkan. Managment sebagai suatu ilmu pengetahuan, karena telah dipelajari sejak lama, dan telah diorganisasikan menjadi suatu teori. 
·        Manajemen diartikan profesi karena manajemen membutuhkan keahlian tertentu dalam mencapai tujuan. Manajemen menurut parker (stoner dan freeman2000) ialah seni melaksanakan pekerjaan melalui orang-orang.
·          Tujuan dalam managment sangat penting karena tujuan tersebut dapat : Terwujudnya suasana kerjas yang aktif, inofatif, kreatif, efektif, menyenangkan dan bermakna bagi para karyawan atau anggota, Terciptanya karyawan atau anggota yang aktif mengemangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, keperibadian, kecerdasan, ahlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat bangsa dan Negara.
Adapun fungsi-fungsi manajemen meliputi beberapa hal yaitu:
1.      Planning merupakan fungsi manajemen yg berkenaan dgn pendefinisian sasaran utk kinerja organisasi di masa depan dan utk memutuskan tugas-tugas dan sumber daya-sumber daya yg digunakan yg dibutuhkan utk mencapai sasaran tersebut.
2.      Organizing merupakan fungsi manajemen yg berkenaan dgn penugasan mengelompokkan tugas-tugas ke dalam departemen-departemen dan mengalokasikan sumber daya ke departemen.
3.      Leading fungsi manajemen yg berkenaan dgn bagaimana menggunakan pengaruh utk memotivasi karyawan dalam mencapai sasaran organisasi.
4.      Controlling fungsi manajemen yg berkenaan dgn pengawasan terhadap aktivitas karyawan menjaga organisasi agar tetap berada pada jalur yg sesuai dgn sasaran dan melakukan koreksi apabila diperlukan.



DAFTAR PUSTAKA

http://datafilecom.blogspot.co.id/2011/10/pengertian-dan-fungsi-manajemen-makalah.html
http://juniskaefendi.blogspot.co.id/2015/04/pengantar-manajemen-tentang-konsep.html
Hasibuan, Malayu, Manajemen= Dasar, Pengertian dan Masalah, (PT Bumi Aksara: Jakarta), 2005

Trisnawati Sule, Ernie, Pengantar Manajemen, (KEncana: Jakarta)
Danieldorkismanurung.blogspot.co.id. Di akses 7 Oktober 2016
Bursanom.com. Diakses 7 Oktober 2016

No comments:

Post a Comment