MAKALAH
FILSAFAT ADMINITRASI
DOSEN
FIRMAN
FIRDAUSI, SH., MH
TEMA
MANAJEMEN
DI SUSUN OLEH KELOMPOK 1
1. ABANG
YANTO
2. ABDUL
MUHAIMIN
3. ACH.
YANI
4. ADRIANUS
KLAU
5. AGNES
AYU JURLIANDARI
6. AGUS
PRIANTONO NC
7. AGUSTINUS
BOMBO
8. AGUSTINUS
JAPA GHENE
9. AISYAH
PENI
10. ALBERTINA
TANGGU SOLO
11. ALFA
SERGIUS WONAR
12. ALFRIDA
TULU
PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI
NEGARA
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU
POLITIK
UNIVERSITAS TRIBHUANA TUNGGADEWI
MALANG
2016
DAFTAR
ISI
Daftar Isi
.............................................................................................................
|
i
|
|||
Bab
|
I
|
Pendahuluan
..................................................................................
|
1
|
|
A
|
Latar Belakang
......................................................................
|
1
|
||
B
|
Rumusan
Masalah.................................................................
|
1
|
||
C
|
Tujuan ...................................................................................
|
1
|
||
Bab
|
II
|
Pembahasan
...................................................................................
|
2
|
|
A
|
Pengertian
Antropologi ........................................................
|
2
|
||
1.
Antropologi Dunia Politik
.............................................
2.
Antropologi Hukum
.......................................................
3.
Antropologi Pendidikan .................................................
4.
Antropologi Fisik
...........................................................
5.
Antropologi Fisikolog
...................................................
|
2
3
3
3
3
|
|||
B
|
Analisis Kasus
Antropologi dalam lingkungan nyata ..........
|
4
|
||
a.
Permasalahan
.................................................................
b.
Pendapat
........................................................................
c.
Solusi
.............................................................................
|
4
5
5
|
|||
Bab
|
III
|
Penutup
..........................................................................................
|
6
|
|
A
|
Kesimpulan
...........................................................................
|
6
|
||
Daftar Pustaka ....................................................................................................
|
7
|
|||
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang.
Ilmu Manajemen ilmiah timbul pada
sekitar awal abad ke 20 di benua Eropa barat dan Amerika. Dimana di
negara-negara tersebut sedang dilanda revolusi yang dikenal dengan nama
revolusi industri. Yaitu perubahan-berubahan dalam pengelolaan produksi yang
efektif dan efisien. Hal ini dikarenakan masyarakat sudah semakin maju dan
kebutuhan manusia sudah semakin banyak dan beragama sejenisnya.
Peristiwa pertama terjadi pada tahun
1776, ketika Adam Smith menerbitkan sebuah doktrin ekonomi klasik, The
Wealth of Nation. Dalam bukunya itu, ia mengemukakan keunggulan ekonomis
yang akan diperoleh organisasi dari pembagian kerja , yaitu perincian pekerjaan
ke dalam tugas-tugas yang spesifik dan berulang.
Dengan
menggunakan industri pabrik peniti sebagai contoh, Smith mengatakan bahwa
dengan sepuluh orang—masing-masing melakukan pekerjaan khusus—perusahaan peniti
dapat menghasilkan kurang lebih 48.000 peniti dalam sehari. Akan tetapi, jika
setiap orang bekerja sendiri menyelesaikan tiap-tiap bagian pekerjaan, sudah
sangat hebat bila mereka mampu menghasilkan sepuluh peniti sehari.
Peristiwa
penting kedua yang memengaruhi perkembangan ilmu manajemen adalah Revolusi Industri
di Inggris. Revolusi Industri menandai dimulainya penggunaan mesin,
menggantikan tenaga manusia, yang berakibat pada pindahnya kegiatan produksi
dari rumah-rumah menuju tempat khusus yang disebut pabrik. Perpindahan ini
mengakibatkan manajer-manajer ketika itu membutuhkan teori yang dapat membantu
mereka meramalkan permintaan, memastikan cukupnya persediaan bahan baku,
memberikan tugas kepada bawahan, mengarahkan kegiatan sehari-hari, dan
lain-lain, sehingga ilmu manajamen mulai dikembangkan oleh para ahli.
Sekarang timbul suatu pertanyaan
“siapa sajakah yang sebenarnya memakai Manajement “ apakah hanya digunakan di
perusahaan saja atau apakah di pemerintahan saja. Manajemen diperlukan dalam
segala bidang, bentuk dan organisasi serta tipe kegiatan. Dimana orang-orang
saling bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan.
B.
Rumusan Masalah.
1. Beberapa
masalah Manajemen yang memerlukan analisa Filsafat dengan memecahkan tata cara
berfikir Filsafat antara lain:
a.
Logika.
b.
Epistimologi.
c.
Antologi.
d. Aksiologi.
C.
Tujuan
1.
Mempelajari serta mendalami manajemen
secara lebih terperinci.
2.
Dapat mempelajari keterkaitan antara
tata cara berfikir filsafat dengan manajemen.
3.
Agar mengerti apa pentingnya manajemen
dalam kehidupan nyata.
4.
Mengetahuai fungsi Manajemen.
5.
Memenuhi tugas kuliah guna mendapatkan
nilai.
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian pengertian Manajemen.
Manajemen
berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Istilah Manajemen
(management) diartikan oleh berbagai pihak dengan perspektif yang berbeda,
misalnya pengelolaan, pembinaan, pengurusan, ketata laksanaan, kepemimipinan,
pemimpin, ketata pengurusan, administrasi, dan sebagainya. Kemudian
manajemen juga bisa di artikan sebagai ilmu dan seni yang mengatur proses pemanfaatan sumber
daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk
mencapai suatu tujuan tertentu. Istilah
manajemen
memiliki berbagai pengertian. Secara universal manajemen adalah penggunaan sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran dan kinerja yg
tinggi dalam berbagai tipe organisasi profit
maupun non profit.
Untuk lebih jelasnya ada beberapa definisi atau pengertian
dari Manajemen, yaitu sebagai berikut.
1.
Definisi Manajemen menurut Daft.
Manajemen merupakan pencapaian tujuan organisasi dengan cara yg efektif dan efisien lewat
perencanaan pengorganisasian pengarahan dan pengawasan sumberdaya organisasi.
2.
Definisi Manajemen menurut Plunket.
Manajemen merupakan satu atau lebih manajer yg secara
individu maupun bersama-sama menyusun dan mencapai tujuan organisasi dengan melakukan
fungsi - fungsi terkait (perencanaan pengorgnisasian penyusunan staf pengarahan
dan pengawasan) dan mengkoordinasi berbagai sumber daya (informasi material
uang dan orang)
3.
Definisi Manajemen Menurut Lewis.
Manajemen merupakan proses mengelola dan mengkoordinasi
sumber daya-sumber daya secara efektif dan efisien sebagai usaha utk mencapai
tujuan organisasi.
B.
Fungi Manajemen.
Fungsi-fungsi
manajemen adalah serangkaian kegiatan yang dijalankan dalam manajemen
berdasarkan fungsinya masing-masing dan mengikuti satu tahapan-tahapan tertentu
dalam pelaksanaannya. Fungsi-fungsi manajemen, sebagaimana diterangkan oleh Nickels,
McHug and McHugh terdiri dari empat fungsi, yaitu:
1.
Perencanaan
Perencanaan atau Planning, yaitu
proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan
di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk
mewujudkan target dan tujuan organisasi. Di antara kecenderungan dunia bisnis
sekarang, misalnya, bagaimana merencanakan bisnis yang ramah lingkungan,
bagaimana merancang organisasi bisnis yang mampu bersaing dalam persaingan
global, dan lain sebagainya.
2.
Pengorganisasian
Pengorganisasian atau Organizing,
yaitu proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah
dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang
cepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan bisa
memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi bisa bekerja secara efektif dan
efisien guna pencapaian tujuan organisasi.
3.
Pengimplementasian.
Pengimplementasian atau Directing,
yaitu proses implementasi program agar bisa dijalankan oleh seluruh pihak dalam
organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan
tanggung jawabnya dengan penuh kesadaran dan produktivitas yang tinggi.
4.
Pengandalian
Pengendalian
dan Pengawasan arau Controlling, yaitu proses yang dilakukan untuk memastikan
seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, di¬organisasikan, dan
diimplementasikan bisa berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun
berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi.
Banyak ahli yang berbeda pandangan
mengenai fungsi manajemen akan tetapi efisiensinya tetap sama, bahwa:
1)
Manajemen terdiri dari berbagai proses yang terdiri dari
tahapan-tahapan tertentu yang berfungsi untuk mencapai tujuan organisasi.
2)
Setiap tahapan memiliki keterkaitan satu
sama lain dalam pencapaian tujuan organisasi.
3)
Secara diagramatis, jika kita kaitkan
antara tujuan organisasi (yang harus dicapai secara efektif dan efisien) dan
sumber-sumber daya organsaisi dengan fungsi-fungsi manajemen yang baru saja
diterangkan, maka dapat dilihat pada Gambar berikut ini.
4)
Gambar tersebut menerangkan bahwa
fungsi-fungsi manajemen diperlukan agar keseluruhan sumber daya organisasi
dapat dikelola dan dipergunakan secara efektif dan efisien sehingga tujuan
organisasi dapat tercapai.
Kegiatan-kegiatan dalam fungsi
menajamen.
· Fungsi
Perencanaan (Planning)
a.
Menetapkan tujuan dan target bisnis
b.
Merumuskan strategi untuk mencapai
tujuan dan target bisnis tersebut
c.
Menentukan sumber-sumber daya yang
diperlukan
d.
Menetapkan standar/indikator keberhasilan
dalam pencapaian tujuan
dan target bisnis .
· Fungsi
Pengorganisasian (Organizing)
a.
Mengalokasikan sumber daya,
merumuskan dan menetapkan tugas, dan menetapkan posedur yang diperlukan.
b.
Menetapkan struktur organisasi yang
menunjukkan adanya garis kewenangan dan tanggung jawab.
c.
Kegiatan
perekrutan, penyeleksian, pelatihan, dan pengembangan sumber daya
mansuia/tenaga kerja.
d.
Kegiatan penempatan sumber daya
manusia pada posisi yang paling tepat.
·
Fungsi pengimplementasian
(Directing)
a.
Mengimplementasikan proses
kepemimpinan, pembimbingan, dan pemberian motivasi kepada tenaga kerja agar
dapat bekerja secara efektif dan efisien dalam pencapaian tujuan.
b.
Memberikan tugas dan penjelasan
rutin mengenai pekerjaan menjelaskan kebijakan yagn ditetapkan.
·
Fungsi Pengawasan (Controlling)
a.
Mengevaluasi keberhasilan dalam
pencapaian tujuan dan target bisnis sesuai dengan indikator yang telah
ditetapkan sebelumnya.
b.
Mengambil langkah klarifikasi dan
koreksi atas penyimpangan yang mungkin ditemukan.
c.
Melakukan berbagai alternatif
solusi atas berbagai masalah yang terkait dengan pencapaian tujuan dan target
bisnis.
C.
Pemecahan masalah.
1.
Logika.
Secara
logika Manajemen adalah organisasi yang memperoleh keunggulan dalam bersaing dengan
mengandalkan pada:
a.
Kemampuan keuangan yang luar biasa (para pemilik adalah
orang-orang yang maha kaya atau dekat dengan sumber daya keuangan).
b.
Sumber daya manusia yang luar biasa (misalkan, lulusan universitas-universitas
terkemuka dan berpengalaman di bidangnya).
c.
Penguasaan atas sumber daya alam yang diperebutkan
d.
Teknologi tinggi yang hanya dimiliki oleh organisasi
tersebut.
2.
Epistimologi.
Dalam kehidupan sebara cangih
menurut kami, Manajemen sangat penting dalam kehidupan. Segala sesuatu yang
akan di kerjakan harus di manage. Dengan adanya Manajemen, semua kegiatan yang
ingin kita lakukan bisa terlaksana sesuai harapan. Karna semua telah terencana
maka tidak ada yang terbengkalai. Sehingga akan sesuai dengan yang telah di
rencanakan.
3. Antologi.
Sistem kerja dalam sebuah
organisasi tidak teratur apabila tidak ada manajemen, karena Manajemen sangat
berperan penting dalam sebuah organisasi untuk menjaga keseimbangan antara
tujuan-tujuan sasaran dan kegiatan-kegiatan yang saling bertentangan dari
pihak-pihak yang berkepentingan dalam sebuah organisasi seperti: Pimpinan,
pegawai, pelangan, serikat kerja, pemilik dan karyawan, pemerintah dan
masyarakat.
4. Aksiologi.
Manajemen
tidak hanya terpaku pada bagaimana mengatur perusahaan akan tetapi bisa di artikan dalam mengatur
diri kita dan tujuan kita kedepan.
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Dari beberapa penjelasan di atas kami dapat
mengambil sebuah kesimpulan bahwa manajemen merupakan sebuah ilmu dan seni yang
mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya
secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
· Manajemen
berasal dari kata to manage yang artinya mengatur. Istilah Managment
(management) telah diartikan oleh berbagai pihak dengan perspektif yang
berbeda.
· Manajemen
merupakan suatu ilmu dan seni, mengapa disebut demikian, sebab antara keduanya
tidak bisa dipisahkan. Managment sebagai suatu ilmu pengetahuan, karena telah
dipelajari sejak lama, dan telah diorganisasikan menjadi suatu teori.
· Manajemen
diartikan profesi karena manajemen membutuhkan keahlian tertentu dalam mencapai
tujuan. Manajemen menurut parker (stoner dan freeman2000) ialah seni
melaksanakan pekerjaan melalui orang-orang.
· Tujuan
dalam managment sangat penting karena tujuan tersebut dapat : Terwujudnya
suasana kerjas yang aktif, inofatif, kreatif, efektif, menyenangkan dan
bermakna bagi para karyawan atau anggota, Terciptanya karyawan atau anggota
yang aktif mengemangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual
keagamaan, pengendalian diri, keperibadian, kecerdasan, ahlak mulia, serta
keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat bangsa dan Negara.
Adapun
fungsi-fungsi manajemen meliputi beberapa hal yaitu:
1. Planning merupakan
fungsi manajemen yg berkenaan dgn pendefinisian sasaran utk kinerja organisasi
di masa depan dan utk memutuskan tugas-tugas dan sumber daya-sumber daya yg
digunakan yg dibutuhkan utk mencapai sasaran tersebut.
2. Organizing merupakan
fungsi manajemen yg berkenaan dgn penugasan mengelompokkan tugas-tugas ke dalam
departemen-departemen dan mengalokasikan sumber daya ke departemen.
3. Leading fungsi
manajemen yg berkenaan dgn bagaimana menggunakan pengaruh utk memotivasi
karyawan dalam mencapai sasaran organisasi.
4.
Controlling fungsi
manajemen yg berkenaan dgn pengawasan terhadap aktivitas karyawan menjaga
organisasi agar tetap berada pada jalur yg sesuai dgn sasaran dan melakukan
koreksi apabila diperlukan.
DAFTAR
PUSTAKA
http://datafilecom.blogspot.co.id/2011/10/pengertian-dan-fungsi-manajemen-makalah.html
http://juniskaefendi.blogspot.co.id/2015/04/pengantar-manajemen-tentang-konsep.html
Hasibuan,
Malayu, Manajemen= Dasar, Pengertian dan Masalah, (PT Bumi Aksara:
Jakarta), 2005
Trisnawati Sule, Ernie, Pengantar Manajemen, (KEncana:
Jakarta)
Danieldorkismanurung.blogspot.co.id.
Di akses 7 Oktober 2016
Bursanom.com.
Diakses 7 Oktober 2016
No comments:
Post a Comment