kursor

Blue Fire Pointer 

Friday, November 10, 2017

Mengenal Lebih Dalam Apa itu Gereja dan Agama Katolik - AGUS PRIANTONO NC



RESUM
1.      Agama.
Pengalaman religius adalah pengalaman yang terjadi dalam kehidupan manusia di tengah-tengah dunia.
Kata Katolik berasal dari bahasa Yunani, katholikos artinya "universal".Dalam konteks eklesiologi Kristen, kata Katolik memiliki sejarah yang kaya sekaligus beberapa makna. Bagi sebagian pihak, istilah "Gereja Katolik" bermakna Gereja yang berada dalam persekutuan penuh dengan Uskup Roma, Bagi umat Gereja Katolik atau yang sering diterjemahkan menjadi "Gereja Am" bermakna segenap orang yang percaya kepada Yesus Kristus dan sepanjang masa, tanpa memandang "denominasi".
Umat Gereja Ortodoks Timur, Gereja Anglikan, Gereja Lutheran dan beberapa Gereja Metodis percaya bahwa Gereja-Gereja mereka adalah katolik, dalam arti merupakan kesinambungan dari Gereja universal mula-mula yang didirikan oleh para rasul. Baik Gereja Katolik Roma maupun Gereja Ortodoks percaya bahwa Gerejanya masing-masing adalah satu-satunya Gereja yang asli dan universal. 
Katolik dianggap sebagai salah satu dariEmpat Ciri Gereja. Ketiga ciri lainnya adalah Satu, Kudus, dan Apostolik, sesuai "Aku percaya akan Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik. Agama saya artikan sebuah ungkapan hubungan antara manusia dangan yang ilahi.
·           Agama tradisional
Merupakan sebuah kepercayaan akan sesuatu benda atau sebuah anggapan tentang sesuatu yang tidak nampak namun mereka menganggap bahwa pertolongan yang didapati dari sesuatu yang diyakininya itu merupakan pertolongan Allah yang melalui perantara apa yg di yakininya. Dalam agama Tradisional rakyat percaya akan sesuatu yan Ilahi “Keyakinan” ilahi artinya yakin akan sesuatu yang suci, berkuasa serta dapat mengayomi mereka.

·           Agama Wahyu
Wahyu merupakan “sabda Allah kepada manusia” jadi agama Wahyu merupakan agama yang menerangkan akan sabda-sabda Allah kepada manusia. Wahyu Allah kepada orang yahudi adalah memerintahkan Abraham untuk membawa bangsa yahudi pergi ke tanah kana’an (palestina). Dalam agama wahyu disini Allah yang berusaha menebarkan sabda serta menyebarkan kabar akan kerajaan Allah.

2.      Agama dan Manusia.
Manusia memiliki bermacam ragam kebutuhan batin maupun lahir akan tetapi, kebutuhan manusia terbatas karena kebutuhan tersebut juga dibutuhkan oleh manusia lainnya. Karena manusia selalu membutuhkan pegangan hidup yang disebut agama karena manusia merasa bahwa dalam jiwanya ada suatu perasaan yang mengakui adanya yang maha kuasa tempat mereka berlindung dan memohon pertolongan. Sehingga keseimbangan manusia dilandasi kepercayaan beragama. Sikap orang dewasa dalam beragama sangat menonjol jika, kebutuhan akan beragama tertanam dalam dirinya. Kestabilan hidup seseorang dalam beragama dan tingkah laku keagamaan seseorang.
Manusia dan keyakinan memeluk salah satu agama merupakan suatu tonggak ukur kehidupan serta kekonsistensi akan keyakinan yang dipeluknya, selain dari pada memeluk agama katolik gereja juga berusaha melanjutkan tugas perutusan Yesus yaitu mewarta kan kabar gembira dan menyampaikan bahwa kerajaan Allah sudah dekat.
Sesorang gereja merupakan orang yang percaya akan sabda ilahi. Jadi perlu di pertanyakan seperti apakan sikap sesorang gereja terhadap Wahyu Allah.
§   Iman maksudnya, seorang gereja memiliki sikap dasar manusia menyambut tuhan yang mewahyukan diri kepada tuhan.
§   Memahami dengan benar akan apa yang diimaninya.
§   Memiliki Iman yang yang sunguh-sunguh lahir dari kehendak dan keputusan serta komitmen hati bebas, penuh kerelaan berdasarkan atas pengertian yang benar dan kasih yang mendalam kepada allah.
§   Iman yang dihayati secara mendalam akan kebenaran yang terkandung didalamnya.
§   Iman yang dilaksanakan sepenuhnya didalam kehidupan nyata, bukan hanya percaya akan iman tersebut namun dapat menerapkan sisi positif yang terkandug dan dapat menyebarluaskan akan sabda kerajaan Allah seperti apa yang dilakukan oleh Yesus Kristus.
§   Iman yang dinyatakan dalam liturgi ekaristi artinya setiap iman yang kita miliki juga harus kita curahkan dalam setiap perayaan ekaristi setiap minggunya.
§   Iman yang disaksikan merupakan iman yang dapat kita buktikan bahwa hal tersebut benar-benar sesuatu yang dapat kita yakini/percaya.
§   Iman yang menjemaat (sosial) yaitu iman yang menyeluruh tanpa membedakan.
Keterkaitan serta pentingnya agama bagi manusia:
1)   Karena agama sumber moral.
2)   Karena agama merupakan petunjuk kebenaran.
3)   Karena agama merupakan sumber informasi tentang masalah metafisika.
4)   Karena agama memberikan bimbingan rohani bagi manusia, baik di kala suka maupun dikala duka.
5)   Menjadi tolok ukur baik serta buruknya kelakuan sesorang.

3.      Manusia citra Allah
Manusia diciptakan istimewa, dikatakan istimewa karna manusia secitra dengan Allah. Sebagaimana tertulis dalam alkitab (kejadian 1: 26-31) berfilmanlah Allah “baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan ats segala binatang melata yang merayap di bumi”. Dalam firman Tuhan tersebut telah jelas bahwa manusia diciptakan bagaiman dan untuk apa. Manusia merupakan makluk yang paling sempurna diantara ciptaan tuhan yang lain, kenapa ? karna manusia di maksudkan tuhan untuk menguasai ciptaan lain, menguasai maksudnya menjalankan roda kehidupan dibumi sebagaimana baiknya serta melestarikannya.
·      Kelebihan yang dimiliki manusia adalah:
1.        Kemampuan akal budi.
a.         Mengerti dan sadar akan diri sendiri.
b.        Mengerti dan sadar apa saja diluar dirinya.
c.         Dapat menggembangkan dirinya dan buat riwayat dan sejarahnya.
d.        Dapat membangun hubungan dengan sesama.
2.        Kemampuan kehendak bebas.
a.         Dapat bertindak : sengaja, tahu serta mau.
b.        Dapat bertindak sesuai dengan moral dari hati nuraninya.
c.         Bertindak dengan penuh tanggung jawab.
3.        Kemampuan hati nurani.
a.         Fungsi pegangan ,pedoman, norma.
b.        Fungsi pegangan peraturan kongktit.
c.         Fungsi kesadaran, nilai harga diri.
4.        Kemampuan mengguasai.
a.         Manusia makluk istimewa dan unik.
b.        Manusia makluk berpribadi dan bermartabat.

4.      Yesus Kristus.
Yesus merupakan ciptaan Allah pertama kalinya, sebagaimana tertulis dalam (yohanes : 23) “ia tidak dilahirkan oleh seorang wanita di surga. Ia diciptakan langsung oleh bapak surgawinya, yehuwa”. Jadi yesus dengan tepat disebut dengan putra Allah. Ia juga disebut “firman” karena Ia sebagai juru bicara Allah, sebagaimana dalam firman Allah “inilah anak yang aku kasihi kepadanyalah aku berkenan” (Matius 3:17).
Allah menggutus Putra-Nya ke bumi dengan memindahkan kehidupannya dari surga kedalam rahim seorang perawan Yahudi yang bernama Maria. ( Lukas 1 : 30-35) yesus datang kebumi untuk:
1.        Mengajarkan kebenaran tentang Allah.
2.        Memberikan teladan dalam melaksanakan kehendak Allah bahkan dalam keadaan sulit, dan
3.        Memberikan kehidupannya yang sempurna sebagai tebusan.

Allah adalah cinta dan pemberi makna allah adalah segalanya dalam semuanya (1 Korintus 15 : 28). Oleh karenanya Allah bapa mengutus anak-Nya Untuk menebus umat manusia dari kematian. (keluaran 21 : 29-30) Sewaktu menciptakan Allah tak pernah mengginginkan mereka menjadi tua dan mati.
Allah mengatakan kepada Adam bahwa jika ia melakukan apa yang disebut dengan dosa  oleh alkitab, ia akan mati. Jadi seandainya Adam tidak akan pernah mati.(kejadian 2 : 16, 17:5-5) kematian masuk kedunia umat manusia melalui Adam. Jsdi, kepada keturunannya, Adam meneruskan dosa dan hukumannya, yaitu kematian. Manusia membutuhkan tebusan agar dibebaskan dari hukuman kematian yang di wariskan dari Adam.
Yesus sempurna sebab yesus anak yang dikasihi oleh Allah bapa. Ia lahir dari mukjizat, iya tidak pernah berbuat dosa.jadi iya tak perlu mati karena dosanya sendiri, tetapi ia mati demi  umat manusia yang berdosa. Allah yang mengutus yesus kedunia untuk menebus dosa manusia karena yesus mengasihi umat manusia. Yesus membuktikan kasihnya kepada manusia dengan menaati bapanya dan memberikan nyawanya demi tugan penebusan dan penyelematan dunia.
5.      Gereja.
A.       Gereja (Rumah Tuhan).
Kata Gereja berasal dari bahasa yunani “Ekklesia” yang berarti sebagai perkumpulan atau orang-orang yang dipanggil keluar. Dapat saya artikan maksud “perkumpulan” merupakan sebagai tempat berkumpulnya umat katolik yang percaya akan sabda yang Ilahi, sebagai tempat berkumpulnya iman gereja, sebagai tempat mendengarkan sabda kebenaran serta sebagai alat untuk umat berkomunikasi kepada yang ilahi dalam bentuk doa.
gereja dikatakan universal atau menyeluruh yaitu karena gereja terdiri dari semua orang yang memiliki hubungan khusus dengan Yesus Kristus, hal tersebut dibuktikan di (1 Korintus 12 :13-14 )yang mengatakan “sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, yang telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semuadiberi minum dari satu Roh. Karena tubuh tidak terdiri dari satu anggota,tetapi atas banyak anggota”.
B.     gereja (umat Allah).
gereja umat Allah yang dimaksudkan adalah orang-orang yang percaya kepada sabda Tuhan, orang yang melanjutkan misi pewartaan Yesus, orang yang mempunyai iman Gereja. Hal tersebut dibuktikan dalam sabda (Roma 16:5) berkata “salam juga kepada jemaat di rumah mereka” paulus merujuk pada gereja di rumah mereka, bukan pada gedung gereja, namun kumpulan orang-orang yang percaya.
gereja itu tubuh Kristus. ( Efesus 1 : 22-23 ) mengatakan “dan segala sesuatu telah diletakan-Nya dibawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai kepala dari segala yang ada. Jemaat yang adalah tubuh-Nya,yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu”. Tubuh Kristus terdiri dari orang yang percaya, mulai dari Pentakosta sampai pengangkatan.

6.      Membangun kerukunan antar umat beragama.
Kerukunan umat beragama merupakan sikap utama masing-masing umat beragama dalam rangka mewujudkan kehidupan yang serasi dengan tidak membedakan, kedudukan sosial dan tingkat kekayaan. Kerukunan umat beragama dimaksudkan agar terbina dan terpelihara hubungan baik dalam pergaulan antara warga baik yang seagama, berlainan agama maupun dengan pemerintah.
Yang dimaksudkan kerukunan disini adalah dengan sesama umat seagama tidak diperkenankan untuk saling bermusuhan, saling menghina, saling menjatuhkan, tetapi harus dikembangkan sikap saliang menghargai, menghomati dan toleransi apabila terdapat perbedaan, asalkan perbedaan tersebut tidak menyimpang dari ajaran agama yang dianut.
Kemudian, kerukunan antar umat beragama adalah cara atau sarana untuk
mempersatukan dan mempererat hubungan antara orang-orang yang tidak seagama dalam proses pergaulan pergaulan di masyarakat, tetapi bukan ditujukan untuk mencampuradukan ajaran agama. Ini perlu dilakukan untuk menghindari terbentuknya fanatisme ekstrim yang membahayakan keamanan, dan ketertiban umum.
Kerukunan umat beragama dalam bentuk nyata dapat kita wujudkan dengan cara saling menghormati cara ibadah masing-masing agama, saling membangun adanya toleransi.

7.      Gereja dan Budaya.
Gereja dan Budaya sangat erat kaitannya, di mana sekarang dalam era moderen kini, tantangan yang di hadapi gereja semakin banyak. Kebudayaan moderen kini semakin pesat dan jauh dari ajaran Gereja, pengaruh budaya barat sangat menonjol di sekitar kita.
Budaya merupakan suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi kegenerasi. Ketika gereja hidup bermasyarakat maka diisitu juga gereja mempelajari budaya buktnya saat gereja berkomunikasi dengan orang yang berbeda budaya atau dengan agama lain, membuktikan bahwa budaya tersebut dipelajari.
Budaya merupakan sebuah pola hidup menyeluruh jadi artinya terbuka untuk siapa saja yang ingin mempelajarinya, jadi tergantung dalam perspektif masing-masing menilai baik buruknya bagi pribadi masing-masing.
·           Tantangan gereja dikehidupan moderen sekarang ini.
a.       Berusaha menghindari pengaruh budaya barat yang bertentangan dengan keyakinan Gereja. Contohnya menghindari cara berpakaian yang tidak sopan saat perayaan ekaristi.
b.      Berusaha menyeimbangi antara Gereja dan Kebudayaan.
c.       Menjaga kata-kata yang yang sopan saat berkomunikasi sesama.
d.      Berusaha membagi waktu untuk mengikuti ekaristi setidaknya 1 bulan sekali.
e.       Berusaha melanjutkan tugas pewartaan Yesus Kristus.
f.       dll



Keimpulan

Agama merupakan sebuah ungkapan atau suatu keyakinan akan sesuatu yang ilahi. Oleh sebab itu agama di anggap suatu yang luhur, suci serta mengayomi. Selain dari pada itu agama juga sering di jadikan sebagai tolok ukur segala perbuatan baik maupun buruk karena nilai yang terkandung didalamnya.
Agama tradisional merupakan sebuah kepercayaan akan sesuatu benda atau sebuah anggapan tentang sesuatu yang tidak nampak namun mereka menganggap bahwa pertolongan yang didapati dari sesuatu yang diyakininya itu merupakan pertolongan Allah yang melalui perantara apa yg di yakininya sedangkan Agama Wahyu merupakan “sabda Allah kepada manusia” jadi agama Wahyu merupakan agama yang menerangkan akan sabda-sabda Allah kepada manusia.
Kemudian menurut iman katolik manusia merupakan makluk yang paling sempurna diantara ciptaan yang lainnya. Sebab manusia istimewa karna diciptakan secitra dengan diri-Nya. Kenapa Allah menciptakan manusia secitra dengan-Nya, tentu mempunyai alasan. Sebagaimana tertulis dalam alkitab (kejadian 1: 26-31) berfilmanlah Allah “baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan ats segala binatang melata yang merayap di bumi”.
Yesus Kristus Putra tunggal Allah merupakan juru selamat manusia, Ia rela datang di bumi hanya karena cinta kasihnya kepada manusia sangat besar sehingga rela mengorbankan tubuh serta nyawa sucinya hanya demi penebusan umat berdosa dari kematian, maka dari itu gereja harus melanjutkan misi pewartaan Yesus yaitu untuk mewartakan kabar gembira.
Kerukunan umat beragama merupakan sikap utama masing-masing umat beragama dalam rangka mewujudkan kehidupan yang serasi dengan tidak membedakan, kedudukan sosial dan tingkat kekayaan.

Sekian kesimpulan resum materi agama katolik smester ganjil universitas tribhuana tungga dewi ini, harapannya tugas ini dapat bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya. 

No comments:

Post a Comment