RESUM
1.
Agama.
Pengalaman
religius adalah pengalaman yang terjadi dalam kehidupan manusia di
tengah-tengah dunia.
Kata Katolik berasal dari bahasa Yunani,
katholikos artinya "universal".Dalam konteks eklesiologi Kristen,
kata Katolik memiliki sejarah yang kaya sekaligus beberapa makna. Bagi sebagian
pihak, istilah "Gereja Katolik" bermakna Gereja yang berada dalam
persekutuan penuh dengan Uskup Roma, Bagi umat Gereja Katolik atau yang sering diterjemahkan menjadi
"Gereja Am" bermakna segenap orang yang percaya kepada Yesus Kristus
dan sepanjang masa, tanpa memandang "denominasi".
Umat Gereja Ortodoks Timur, Gereja
Anglikan, Gereja Lutheran dan beberapa Gereja Metodis percaya bahwa
Gereja-Gereja mereka adalah katolik, dalam arti merupakan kesinambungan dari
Gereja universal mula-mula yang didirikan oleh para rasul. Baik Gereja Katolik
Roma maupun Gereja Ortodoks percaya bahwa Gerejanya masing-masing adalah
satu-satunya Gereja yang asli dan universal.
Katolik dianggap sebagai salah satu
dariEmpat Ciri Gereja. Ketiga ciri lainnya adalah Satu, Kudus, dan Apostolik,
sesuai "Aku percaya akan Gereja yang satu, kudus, katolik, dan apostolik. Agama
saya artikan sebuah ungkapan hubungan antara manusia dangan yang ilahi.
·
Agama tradisional
Merupakan sebuah kepercayaan akan sesuatu benda atau sebuah
anggapan tentang sesuatu yang tidak nampak namun mereka menganggap bahwa
pertolongan yang didapati dari sesuatu yang diyakininya itu merupakan
pertolongan Allah yang melalui perantara apa yg di yakininya. Dalam agama
Tradisional rakyat percaya akan sesuatu yan Ilahi “Keyakinan” ilahi artinya
yakin akan sesuatu yang suci, berkuasa serta dapat mengayomi mereka.
·
Agama Wahyu
Wahyu merupakan “sabda Allah kepada manusia” jadi agama Wahyu
merupakan agama yang menerangkan akan sabda-sabda Allah kepada manusia. Wahyu
Allah kepada orang yahudi adalah memerintahkan Abraham untuk membawa bangsa
yahudi pergi ke tanah kana’an (palestina). Dalam agama wahyu disini Allah yang
berusaha menebarkan sabda serta menyebarkan kabar akan kerajaan Allah.
2.
Agama
dan Manusia.
Manusia
memiliki bermacam ragam kebutuhan batin maupun lahir akan tetapi, kebutuhan
manusia terbatas karena kebutuhan tersebut juga dibutuhkan oleh manusia
lainnya. Karena manusia selalu membutuhkan pegangan hidup yang disebut agama
karena manusia merasa bahwa dalam jiwanya ada suatu perasaan yang mengakui
adanya yang maha kuasa tempat mereka berlindung dan memohon pertolongan. Sehingga
keseimbangan manusia dilandasi kepercayaan beragama. Sikap orang dewasa dalam
beragama sangat menonjol jika, kebutuhan akan beragama tertanam dalam dirinya.
Kestabilan hidup seseorang dalam beragama dan tingkah laku keagamaan seseorang.
Manusia
dan keyakinan memeluk salah satu agama merupakan suatu tonggak ukur kehidupan
serta kekonsistensi akan keyakinan yang dipeluknya, selain dari pada memeluk
agama katolik gereja juga berusaha melanjutkan tugas perutusan Yesus yaitu
mewarta kan kabar gembira dan menyampaikan bahwa kerajaan Allah sudah dekat.
Sesorang
gereja merupakan orang yang percaya akan sabda ilahi. Jadi perlu di pertanyakan
seperti apakan sikap sesorang gereja terhadap Wahyu Allah.
§ Iman maksudnya,
seorang gereja memiliki sikap dasar manusia menyambut tuhan yang mewahyukan
diri kepada tuhan.
§ Memahami dengan benar
akan apa yang diimaninya.
§ Memiliki Iman yang
yang sunguh-sunguh lahir dari kehendak dan keputusan serta komitmen hati bebas,
penuh kerelaan berdasarkan atas pengertian yang benar dan kasih yang mendalam
kepada allah.
§ Iman yang dihayati
secara mendalam akan kebenaran yang terkandung didalamnya.
§ Iman yang dilaksanakan
sepenuhnya didalam kehidupan nyata, bukan hanya percaya akan iman tersebut
namun dapat menerapkan sisi positif yang terkandug dan dapat menyebarluaskan
akan sabda kerajaan Allah seperti apa yang dilakukan oleh Yesus Kristus.
§ Iman yang dinyatakan
dalam liturgi ekaristi artinya setiap iman yang kita miliki juga harus kita
curahkan dalam setiap perayaan ekaristi setiap minggunya.
§ Iman yang disaksikan
merupakan iman yang dapat kita buktikan bahwa hal tersebut benar-benar sesuatu
yang dapat kita yakini/percaya.
§ Iman yang menjemaat
(sosial) yaitu iman yang menyeluruh tanpa membedakan.
Keterkaitan
serta pentingnya agama bagi manusia:
1)
Karena agama sumber moral.
2) Karena
agama merupakan
petunjuk kebenaran.
3) Karena
agama merupakan
sumber informasi tentang masalah metafisika.
4) Karena
agama memberikan
bimbingan rohani bagi manusia,
baik di kala suka maupun dikala duka.
5)
Menjadi tolok ukur
baik serta buruknya kelakuan sesorang.
3. Manusia citra Allah
Manusia diciptakan istimewa, dikatakan istimewa
karna manusia secitra dengan Allah. Sebagaimana tertulis dalam alkitab
(kejadian 1: 26-31) berfilmanlah Allah “baiklah kita menjadikan manusia menurut
gambar dan rupa kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan
burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan ats segala
binatang melata yang merayap di bumi”. Dalam firman Tuhan tersebut telah jelas
bahwa manusia diciptakan bagaiman dan untuk apa. Manusia merupakan makluk yang
paling sempurna diantara ciptaan tuhan yang lain, kenapa ? karna manusia di
maksudkan tuhan untuk menguasai ciptaan lain, menguasai maksudnya menjalankan
roda kehidupan dibumi sebagaimana baiknya serta melestarikannya.
· Kelebihan
yang dimiliki manusia adalah:
1.
Kemampuan akal budi.
a.
Mengerti dan sadar akan diri sendiri.
b.
Mengerti dan sadar apa saja diluar
dirinya.
c.
Dapat menggembangkan dirinya dan buat
riwayat dan sejarahnya.
d.
Dapat membangun hubungan dengan sesama.
2.
Kemampuan kehendak bebas.
a.
Dapat bertindak : sengaja, tahu serta
mau.
b.
Dapat bertindak sesuai dengan moral dari
hati nuraninya.
c.
Bertindak dengan penuh tanggung jawab.
3.
Kemampuan hati nurani.
a.
Fungsi pegangan ,pedoman, norma.
b.
Fungsi pegangan peraturan kongktit.
c.
Fungsi kesadaran, nilai harga diri.
4.
Kemampuan mengguasai.
a.
Manusia makluk istimewa dan unik.
b.
Manusia makluk berpribadi dan
bermartabat.
4.
Yesus
Kristus.
Yesus merupakan ciptaan Allah pertama kalinya, sebagaimana
tertulis dalam (yohanes : 23) “ia tidak dilahirkan oleh seorang wanita di
surga. Ia diciptakan langsung oleh bapak surgawinya, yehuwa”. Jadi yesus dengan
tepat disebut dengan putra Allah. Ia juga disebut “firman” karena Ia sebagai
juru bicara Allah, sebagaimana dalam firman Allah “inilah anak yang aku kasihi
kepadanyalah aku berkenan” (Matius 3:17).
Allah menggutus Putra-Nya ke bumi dengan memindahkan
kehidupannya dari surga kedalam rahim seorang perawan Yahudi yang bernama
Maria. ( Lukas 1 : 30-35) yesus datang kebumi untuk:
1.
Mengajarkan kebenaran tentang Allah.
2.
Memberikan teladan dalam melaksanakan
kehendak Allah bahkan dalam keadaan sulit, dan
3.
Memberikan kehidupannya yang sempurna
sebagai tebusan.
Allah adalah cinta dan pemberi makna allah adalah
segalanya dalam semuanya (1 Korintus 15 : 28). Oleh karenanya Allah bapa mengutus
anak-Nya Untuk menebus umat manusia dari kematian. (keluaran 21 : 29-30)
Sewaktu menciptakan Allah tak pernah mengginginkan mereka menjadi tua dan mati.
Allah mengatakan kepada Adam bahwa jika ia melakukan
apa yang disebut dengan dosa oleh
alkitab, ia akan mati. Jadi seandainya Adam tidak akan pernah mati.(kejadian 2
: 16, 17:5-5) kematian masuk kedunia umat manusia melalui Adam. Jsdi, kepada
keturunannya, Adam meneruskan dosa dan hukumannya, yaitu kematian. Manusia
membutuhkan tebusan agar dibebaskan dari hukuman kematian yang di wariskan dari
Adam.
Yesus sempurna sebab yesus anak yang dikasihi oleh
Allah bapa. Ia lahir dari mukjizat, iya tidak pernah berbuat dosa.jadi iya tak
perlu mati karena dosanya sendiri, tetapi ia mati demi umat manusia yang berdosa. Allah yang
mengutus yesus kedunia untuk menebus dosa manusia karena yesus mengasihi umat
manusia. Yesus membuktikan kasihnya kepada manusia dengan menaati bapanya dan
memberikan nyawanya demi tugan penebusan dan penyelematan dunia.
5.
Gereja.
A.
Gereja
(Rumah Tuhan).
Kata Gereja berasal dari bahasa yunani “Ekklesia”
yang berarti sebagai perkumpulan atau orang-orang yang dipanggil keluar. Dapat
saya artikan maksud “perkumpulan” merupakan sebagai tempat berkumpulnya umat
katolik yang percaya akan sabda yang Ilahi, sebagai tempat berkumpulnya iman
gereja, sebagai tempat mendengarkan sabda kebenaran serta sebagai alat untuk
umat berkomunikasi kepada yang ilahi dalam bentuk doa.
gereja
dikatakan universal atau menyeluruh yaitu karena gereja terdiri dari semua
orang yang memiliki hubungan khusus dengan Yesus Kristus, hal tersebut
dibuktikan di (1 Korintus 12 :13-14 )yang mengatakan “sebab dalam satu Roh kita
semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang
merdeka, yang telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semuadiberi minum dari
satu Roh. Karena tubuh tidak terdiri dari satu anggota,tetapi atas banyak
anggota”.
B.
gereja
(umat Allah).
gereja umat Allah yang dimaksudkan adalah
orang-orang yang percaya kepada sabda Tuhan, orang yang melanjutkan misi
pewartaan Yesus, orang yang mempunyai iman Gereja. Hal tersebut dibuktikan
dalam sabda (Roma 16:5) berkata “salam juga kepada jemaat di rumah mereka”
paulus merujuk pada gereja di rumah mereka, bukan pada gedung gereja, namun
kumpulan orang-orang yang percaya.
gereja itu tubuh Kristus. ( Efesus 1 : 22-23 )
mengatakan “dan segala sesuatu telah diletakan-Nya dibawah kaki Kristus dan Dia
telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai kepala dari segala yang ada. Jemaat
yang adalah tubuh-Nya,yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala
sesuatu”. Tubuh Kristus terdiri dari orang yang percaya, mulai dari Pentakosta
sampai pengangkatan.
6.
Membangun
kerukunan antar umat beragama.
Kerukunan umat beragama merupakan sikap utama
masing-masing umat beragama dalam rangka mewujudkan kehidupan yang serasi
dengan tidak membedakan, kedudukan sosial dan tingkat kekayaan. Kerukunan umat
beragama dimaksudkan agar terbina dan terpelihara hubungan baik dalam pergaulan
antara warga baik yang seagama, berlainan agama maupun dengan pemerintah.
Yang dimaksudkan kerukunan disini adalah dengan
sesama umat seagama tidak diperkenankan untuk saling bermusuhan, saling menghina,
saling menjatuhkan, tetapi harus dikembangkan sikap saliang menghargai,
menghomati dan toleransi apabila terdapat perbedaan, asalkan perbedaan tersebut
tidak menyimpang dari ajaran agama yang dianut.
Kemudian, kerukunan antar umat beragama adalah cara
atau sarana untuk
mempersatukan
dan mempererat hubungan antara orang-orang yang tidak seagama dalam proses
pergaulan pergaulan di masyarakat, tetapi bukan ditujukan untuk mencampuradukan
ajaran agama. Ini perlu dilakukan untuk menghindari terbentuknya fanatisme
ekstrim yang membahayakan keamanan, dan ketertiban umum.
Kerukunan
umat beragama dalam bentuk nyata dapat kita wujudkan dengan cara saling
menghormati cara ibadah masing-masing agama, saling membangun adanya toleransi.
7.
Gereja
dan Budaya.
Gereja dan Budaya sangat erat kaitannya, di mana
sekarang dalam era moderen kini, tantangan yang di hadapi gereja semakin
banyak. Kebudayaan moderen kini semakin pesat dan jauh dari ajaran Gereja,
pengaruh budaya barat sangat menonjol di sekitar kita.
Budaya merupakan suatu cara hidup yang berkembang
dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi
kegenerasi. Ketika gereja hidup bermasyarakat maka diisitu juga gereja
mempelajari budaya buktnya saat gereja berkomunikasi dengan orang yang berbeda
budaya atau dengan agama lain, membuktikan bahwa budaya tersebut dipelajari.
Budaya merupakan sebuah pola hidup menyeluruh jadi
artinya terbuka untuk siapa saja yang ingin mempelajarinya, jadi tergantung
dalam perspektif masing-masing menilai baik buruknya bagi pribadi
masing-masing.
·
Tantangan gereja dikehidupan moderen
sekarang ini.
a. Berusaha
menghindari pengaruh budaya barat yang bertentangan dengan keyakinan Gereja.
Contohnya menghindari cara berpakaian yang tidak sopan saat perayaan ekaristi.
b. Berusaha
menyeimbangi antara Gereja dan Kebudayaan.
c. Menjaga
kata-kata yang yang sopan saat berkomunikasi sesama.
d. Berusaha
membagi waktu untuk mengikuti ekaristi setidaknya 1 bulan sekali.
e. Berusaha
melanjutkan tugas pewartaan Yesus Kristus.
f. dll
Keimpulan
Agama
merupakan sebuah ungkapan atau suatu keyakinan akan sesuatu yang ilahi. Oleh
sebab itu agama di anggap suatu yang luhur, suci serta mengayomi. Selain dari
pada itu agama juga sering di jadikan sebagai tolok ukur segala perbuatan baik
maupun buruk karena nilai yang terkandung didalamnya.
Agama
tradisional merupakan sebuah kepercayaan akan
sesuatu benda atau sebuah anggapan tentang sesuatu yang tidak nampak namun
mereka menganggap bahwa pertolongan yang didapati dari sesuatu yang diyakininya
itu merupakan pertolongan Allah yang melalui perantara apa yg di yakininya
sedangkan Agama Wahyu merupakan “sabda Allah kepada manusia” jadi agama Wahyu
merupakan agama yang menerangkan akan sabda-sabda Allah kepada manusia.
Kemudian menurut iman katolik manusia merupakan makluk yang
paling sempurna diantara ciptaan yang lainnya. Sebab manusia istimewa karna
diciptakan secitra dengan diri-Nya. Kenapa Allah menciptakan manusia secitra
dengan-Nya, tentu mempunyai alasan. Sebagaimana tertulis
dalam alkitab (kejadian 1: 26-31) berfilmanlah Allah “baiklah kita menjadikan
manusia menurut gambar dan rupa kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di
laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan ats segala
binatang melata yang merayap di bumi”.
Yesus
Kristus Putra tunggal Allah merupakan juru selamat manusia, Ia rela datang di
bumi hanya karena cinta kasihnya kepada manusia sangat besar sehingga rela
mengorbankan tubuh serta nyawa sucinya hanya demi penebusan umat berdosa dari
kematian, maka dari itu gereja harus melanjutkan misi pewartaan Yesus yaitu
untuk mewartakan kabar gembira.
Kerukunan
umat beragama merupakan sikap utama masing-masing umat beragama dalam rangka
mewujudkan kehidupan yang serasi dengan tidak membedakan, kedudukan sosial dan
tingkat kekayaan.
Sekian
kesimpulan resum materi agama katolik smester ganjil universitas tribhuana
tungga dewi ini, harapannya tugas ini dapat bermanfaat bagi siapa saja yang
membacanya.
No comments:
Post a Comment