A. Sistem.
1.
Pengertian Sistem.
Sistem adalah suatu kebulatan
yang konfleks atau terorganisir, suatu himpunan atau perpaduan yang membentuk
suatu kebulatan atau keseluruhan konfleks dan utuh. Jadi sistem adalah suatu
kesatuan yang utuh dari suatu rangkaian yang berkaitan satu sama lainnya. Oleh
karena itu yang sering kita temui hanyalah perbandigan sistem politik dengan
patokan-patokan perbandingan tertentu.
2. Sistem
menurut para ahli.
·
Menurut Pramudji:
Sistem adalah suatu
kebulatan atau keseluruhan yang kompleks atau terorganisir, suatu himpunan atau
perpaduan hal-hal atau bagian bagian yang mementuk suatu kedaulatan atau
keseluruhan yang kompleks atau utuh.
·
Menurut Prajudi:
Sistem adalah suatu
jaringan dari prosedur-prosedur yang berhubungan satu sama lain menurut skema
atau pola yang bulat untuk menggerakan suatu fungsi yang utama dari suatu usaha
atau urusan
·
Mnurut Poerwadarmita:
Sistem adalah
sekelompok bagian-bagian yang bekerja bersama-sama untuk melakuan suatu urusan.
3. Kesimpulan
Sistem
Sistem adalah suatu
jaringan yang kompleks dari prosedur-prosedur yang utuh berhubungan satu sama
lain untuk menggerakan suatu fungsi yang utama dalam suatu usaha.
B. Pengertian
Administrasi.
1.
Pengertian Adminitrasi
Administrasi adalah
suatu bentuk usaha dan kegiatan yang berkaitan dengan pengatuan kebijaksanaan
untuk mencapai tujuan, serta pengertian administrasi secara luas ialah segala
bentuk proses kerja sama dari dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan.
2.
Aminitrasi menurut para ahli:
·
Menurut Herbert A. Simon.
Adminitrasi dapat di
rumuskan sebagai kegiatan-kegiatan kelompok kerja sama untuk mencapai tujuan.
·
Menurut Leonard B. White
Adminitrasi adalah
suatu proses yang umum ada padda setiap usaha kelompok-kelompok, baik
pemerintah maupun suasta, baik sipil maupun militer, baik dalam ukuran besar
maupun kecil.
·
Menurut Luther Gulick
Adminitrasi berkenaan
dengan penyelesaian hal apa yang hendak dikerjakan, dengan tercapainya
tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.
3. Adminitrasi
berarti:
·
Melayani
·
Membantu
·
Memenuhi
·
Melaksanakan
·
Menerapkan
·
Mengendalikan
·
Menyelenggarakan
·
Mengarahkan
·
Menghasilgunakan
·
Mengelola
·
Melaksanakan
·
Mengemudikan
·
Mengatur
·
Mengurus
·
Mengusahakan
·
Mendayagunakan
4. Kesimpulan
Aminitrasi.
Administrasi adalah
keseluruhan proses pelaksanaan dari keputusan-keputusan yang telah diambil dua
orang atau lebih untuk mencapai sebuah tujuan.
C. Negara
1. Pengertian
Negara
Negara adalah
sekumpulan orang yang menempati suatu wilayah tertentu dan diorganisasikan oleh
pemerintah negara yang sah yang memiliki kedaulatan dan negara juga merupakan
suatu wilayah yang memiliki suatu sitem atau aturan yang berlaku bagi semua
individu bagi wilayah tertentu.
2. Menurut
Para ahli:
·
Aristoteles
Negara
merupakan persekutuan dari keluarga dan desa guna memperoleh hidup yang
sebaik-baiknya.
·
Jean Bodin
Negara
merupakan suatu persekutuan dari keluarga dengan segala kepentingannya yang
dipimpin oleh akal dari suatu kuasa yang berdaulat.
·
Hugo de Groot
Negara
merupakan suatu persekutuan yang sempurna dari orang-orang yang merdeka untuk
memperoleh perlindungan hukum.
3.
Syarat Terbentuknya Negara
·
Adanya wilayah.
·
Adanya Pengakuan.
·
Adanya Pemerintahan.
·
Adanya Rakyat.
4.
Kedaulatan Negara
·
Ada negara yang menggangap bahwa
kedaulatannya di tangan rakyat, artinya suara rakyat benar-benar didengar,
keluhan, dan penderitaannya. Menurut mereka inilah contoh negara demokrasi,
oleh rakyat dan untuk rakyat.
·
Adapula negara yang mengatakan bahwa
kedaulatan ditangan hukum, artinya supermasi hukum dinomor satukan, peraturan
dijunjung tinggi tetapi tidak sedikit yang menggakui negara hukum tetapi
hukumnya dibuat manusia. Dan manusia tersebut hanya terbatas pada sekelompok
manusia elit yang berada dilingkungan kekuasaan
eksekutif ataupun legislatif.
·
Adapula negara yang mengakui kedaulatan
ditangan tuhan jadi tuhan yang maha kuasa yang menentukan jalannya roda
pemerintahan, apabila diatur oleh sang pencipta maka yang melanggar akan
berdosa. Hanya saja perlu diperhatikan siapa elit yang menjalankan roda
pemerintahan itu. Apakah benar bersangkutan berdasarkan kitab suci atauhanya
menafsirkan sesuai selera dengan mencocokan aturannya dengan kitab suci. Kalau
ada negara mengaku sebagai negara yang kedaulatannya ditangan tuhan perlu diuji
sejauh mana penafsiran para elitnya tentang ajaran agama tersebut itupun kalau
agama di pakai ajarannya baik dan benar.
·
Ada juga negara mengatakan kedaulatan
berada ditangan raja. ini bentuk yang paling mengutuskan manusia dimuka bumi
bahkan penyataaan yang menyatakan raja dan keluarganya bangsawan berdarah biru
terlalu melebih-lebihkan manusia sehingga membuat perbedaan antara rakyat
jelata karna beratnya bekerja diterik matahari sehingga dianggap berdarah lain
yang tidak terhormat. Inilah cikal bakal lahirnya kasta dalam masyarakat.
·
Adajuga negara yang menyatakan bahwa
kedaulatan negaranya berada ditangan negara itu sendiri, hal ini dikarenakan
terlalu dibedakannya manusia atas manusia. Untuk mengantisipasi negara membuat
aturan yang ketat yang tidak bleh dilanggar masyarakat. Demi negara semua harus
mengalah ini terliha pada negara komunis yang menjadikan negara komunis secara
tirani sehingga cara ini dianggap diktator, proletariat. Walaupun dinegara
komunis pemimpinnya selalu memakai pakaian militer, pakaian buruh, dan yuniform
dibuat sama rasa dan sama rata, namun prilaku kejam pemimpin menggatasnamakan negara
tetapi tidak menghormati negara itu seniri.
5.
Timbulnya Negara
·
Teori kenyataan.
Adalah
teori yang menggangap bahwa memang sudah kenyataannya sudah berdasarkan
syarat-syarat tertentu negara itu dapat timbul.
·
Teori ketuhanan.
Adalah
teori yang menggangap bahwa sudah menjadi kehendak tuhan yang maha kuasa bahwa
suatu negara itu timbul.
·
Teori perjanjian.
Adalah
teori yang menggangap negara itu terbentuk berdasarkan perjanjian bersama
antara orang-orang yang sepakat mendirikan suatu negara
D.
Bentuk negara
1. sistem
pemerintahan kabinet presidensial.
Kabinet presdensial,
yaitu kabinet yang mentri-mentrinya bertanggungjawap kepada presiden.
2. Sistem
pemerintahan kabinet parlementer.
Kabinet parlamenter,
yaitu kabinet yang para mentrinya masing-masing bertanggung jawap kepada
parlemen.
3. Sistem
pemerintahan kabinet campuran.
Kabinet campuran, yaitu
kabinet yang presidenya tidak hendak kehilangan kekuasan ketika anggota
parlemen memberikan Mosi tidak percaya kepada pemerintahan.
4. Sistem
peerintahan kabinet komunis.
Pemerintahan kabinet
komunis, yaitu kabinet yang baik kepala kepemerintahan maupun kepala
pemerintahan di jabat oleh pemimpin partai komunis ( ex officio).
No comments:
Post a Comment