kursor

Blue Fire Pointer 

Thursday, November 9, 2017

CONTOH LAPORAN PRSKTEK INSTALASI ANTENA OMNI - AGUS PRIANTONO NC

BAB I
PENDAHULUAN
A      Latar belakang
Pada era teknologi saat ini,informasi berkembang dengan cepat. Manusia memerlukan komunikasi untuk dapat saling bertukar informasi dimana,kapan dan siapa saja. Salah satu yang bisa di gunakan adalah dengan menggunakan sistem komunikasi nirkabel (wireless), dan dalam sistem komunikasi nirkabel memerlukan alat yaitu antena. Antena tersebut dapat memencarkan jaringan 360o.
Sistem komunikasi nirkabel banyak di gunakan untuk menghubungkan antara server dan client.sistem komunikasi wireless banyak di gunakan karena harga yang lebih terjangkau, selain itu teknologi ini lebih praktis dan efisian.
Dalam antena omni memiliki pola nondirectional dan directional. Model jaringan dalam antena omni adalah berbentuk seperti donat yaitu 360o.
Antena Omni digunakan untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik, lalu meradiasikannya (Pelepasan energi elektromagnetik ke udara atau ruang bebas). Dan sebaliknya, antena juga dapat berfungsi untuk menerima sinyal elektromagnetik (Penerima energi elektromagnetik dari ruang bebas ) dan mengubahnya menjadi sinyal listrik. Pada radar atau sistem komunikasi satelit, sering dijumpai sebuah antena yang melakukan kedua fungsi (peradiasi dan penerima) sekaligus. Namun, pada sebuah teleskop radio, antena hanya menjalankan fungsi penerima saja.
Antena ini basa menerima sinyal elektromagnetik dengan bagus,sehingga sinyal untuk internet bisa lebih kuat dan cepat.Mempermudah pengguna dalam menggunakan internet.Koneksi internet menjadi lebih cepat karena Antena ini dapat menangkap sinyal yang kemudian disambungkan langsung ke Transit Point .
Dengan Antena Omni,sinyal dapat dipancarkan ke segala arah dan aplikasi yang dibutuhkan dari antena tersebut,dapat digunakan disisi Access Point (AP) untuk komunikasi data data pada jaringan Wireless-LAN,antena ini diharapkan dapat digunakan pada sisi server dan dapat melayani setiap client-nya dalam suatu area/kawasan Wifi sesuai dengan standart protocol IEEE 802.11
B   Tujuan
1.    Siswa dapat mengetahui komponen-komponen pembuatan antena omni sederhana
2.    Siswa dapat mengetahui cara membuat antena omni sederhana
3.    Untuk menyebarkan sinyal dari access point menuju ke sekitar radius 360 derajat.

C    Penyelesaian Masalah
          Karena pendeknya jangkauan sinyal Wifi untuk dapat diterima oleh konsumen,meenyebabkan tidak nyamanan pemakai saat mengakses internet, Oleh karena itu dibuatnya Antena Omni agar bisa menerima sinyal Wifi tersebut dengan lebih optimal.
          Dengan Antena Omni,sinyal Wifi yang terpancar bisa diterima lebih baik,dan koneksi komputer dengan internet menjadi lebih cepat. Antena Omni ini disambungkan langsung ke Acces Point agar lebih mudah menggunakan koneksi internetnya.
BAB II
LANDASAN TEORI
Antena omni adalah antena daya sistem yang memencar secara seragam dalam satu pesawat dengan bentuk pola arahan dalam bidang tegak lurus.
          Antena omni dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa antena omni di outdoor point-to-multipoint komunikasi sistem termasuk sambungan telepon seluler dan siaran TV.
          Antena omni mempunyai sifat umum radiasi atau pancaran sinyal 360 derajat yang tegak lurus ke atas. Antena omni hanya memberi pancaran sinyal pada sekelilingnya, sedengkan pada bagian atas antena tidak memiliki sinyal radiasi.

BAB III
PROSES PENGERJAAN
A.   Alat dan Bahan
Ø  Pipa Paralon 1 cm (pvc 1 inch)
Ø  Kawat Tembaga kurang lebih 1 mm
Ø  Penutup pipa Paralon 2 buah
Ø  Mur secukupnya
Ø  Sterofom secukupnya
Ø  Gunting/cutter
Ø  Tang pemotong
Ø  Solder
Ø  Bor
Ø  Spidol
Ø  Gergaji
Ø  Penggaris

B.   Langkah Kerja

1.    Siapkan alat dan bahan yang diperlukan seperti yang diatas

2.    Kemudian setelah semua siap, buat kumparan dari kawat Tembaga, kita harus membuat kumparan sebanyak 9 lilitan. Panjang pertama yaitu 6,1 cm, panjang kedua sampai dengan ke-8 yaitu 9,1 cm, dan kumparan yang terakhir yang ke- 9 yaitu 8,3 cm. Cara untuk membuat kumparan  tersebut, untuk membuat kumparan, gunakan spidol, yang diameternya 15 mm.

3.    Kemudian buatlah lobang pada salah satu dop paralon menggunakan bor

4.    Kita membuat penyangga kawat dengan menggunakan sterofom di sesuaikan dengan ukuran lubang paralon, pertama kita membuat polanya dan gunting pola tersebut agar menghasilakan sebuah lingkaran.

5.    Setelah itu pasangkan sterofom kebagian tengah antara kumparan. Contohnya diantara kumparan 1 dan 2, lakukan selanjutnya sampai kumparan terakhir.

6.    Masukan kumparan yang telah diberi penyangga (sterofom) tadi kedalam pipa yang berukuran panjang 1 meter.

7.    Masukan ujung kawat tembaga yang paling atas kebagian bawah N-connector (female), setelah kawat terhubung dengan konektor  langkah selanjutnya.

8.    solder kawat tembaga dengan bagian N-connector.

9.    Tutup kedua ujung pipa paralon menggunakan dop paralon ( untuk bagian atas paralon gunakan dop yang tidak di bor, kunci bagian dop paralon dengan N-connector dan tutup)











Bab IV
Data Pengujian

A    Alat dan bahan yang di perlukan saat pengujian
1.    PC (Personal Computer) / Laptop






2.    Ponsel






3.    UPS/Terminal





4.    Kabel pigtail (pigtail kable)





5.    Kebel UTP model Straight






6.    Acces point



7.    Kabel chargar





B    Langkah-langkah persiapan Pengujian
1.    Siapkan alat dan bahan yang diperlukan.
2.    Pasang salah satu ujung kabel pigtail (pigtai kable) yang berukuran lebih besar ke antena omni, kemudian pasang juga salah satu ujung kabel pigtail yang berukuran lebih kecil ke Acces Point.
3.    Colokan kabel charger ke router dan ke ups atau Terminial.
4.    Masukan kabel UTP dengan model Straight ke PC (Personal Computer) dan juga ke Acces Point.
C    Langkah-Langkah konfigurasi
1.    Nyalakan PC dan klik Start     control panel       Network and sharing center        klik Connections, Selanjutnya
2.    Pada kotak general pilih poperties kemudian double klik pada internet protocol version 4 (TCP/IPv4), lalu rubahlah “obtain an IP address automatically” menjadi “Use the following IP address”, kemudian isilah IP address menjadi : 192.168.1.5 dan Subnet mask menjadi : 255.255.255.0, lalu klik OK
3.    Bukalah aplikasi Mozilla Firefox,masukan alamat : 192.168.1.124, kemudian akan muncul kotak yang berisikan “user name” dan “password”, isikan kedua kolom tersebut lalu klik OK
4.    Langkah selanjutnya, akan ada kotak yang berisikan tentang wireless. Lakukan penggaturan wireless dengan mengklik pada wireless , lalu rubahlah SSID menjadi nama yang di inginkan selanjutnya klik save.
5.    Data kemudian akan di simpan, lalu akan muncul lagi kotak yang menggatakan konfigurasi berhasil dan akan di arahkan untuk melakukan restart web browser
6.    Lakukan klik kanan, dan pilih muat ulang.
7.    Konfigurasi telah berhasil




Bab V kesimpulan
Pada era teknologi yang maju ini ,informasi berkembang dengan cepat. Manusia memerlukan komunikasi untuk dapat saling bertukar informasi dimana,kapan dan siapa saja. Komunikasi yang di maksud adalah dapat  menghubungkan antara client dan server. Salah satu yang bisa di gunakan adalah dengan menggunakan sistem komunikasi nirkabel (wireless), dimana wireless ini membutuhkan antena sebagai alat pemancar sinyal atau frekuensi. Antena yang di maksud di sini adalah antena omni yang dapat memancarkan jaringan   dengan arah pancar 360o.
Antena omni yang dibentuk dengan tembaga dan dibuat dengan cara  lilit di uji pada ketinggian ± 1,5 m dan jarak pancar sinyal sejauh ± 20 m dangan arah pancar 360o. Pengujian jauhnya jarak sinyal di gunakan perangkat ponsel yang memiliki wi-fi. Dan jika antena omni di pasang pada ketinggian ± 100 m, maka jarak pancarnya akan lebih jauh mungkin bisa mencapai jarak ± 2 km, jarak pancar yang sangat  jauh.













Bab VI Penutup
Demikian Laporan Praktek pembuatan Antena Omni yang telah  saya susun dengan judul “Laporan Pembuatan Antena Omni”. Saya berharap laporan ini dapat bermanfaat.
Selain itu saya juga ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu saya dalam proses penyusunan Laporan Pembuatan Antena OMNI ini.
Manusia tidak ada yang luput dari kesalahan, karena itu Saya selaku penyusun memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kesalahan pada Laporan ini.
Sekian Laporan pembuatan antena OMNi ini, saya ucapkan Terima Kasih.




Penyusun

L.Agustinus Mulianto

Lampiran dokumentasi
A    Lampiran Alat dan Bahan











Gambar 1.Alat dan Bahan




Gambar 2.Seterofom




Gambar 3.solder,kawat



Gambar 3.Baut




Gambar 4.cutter,penggaris,spidol




Gambar 5.connector N Famele








Gambar 7.kawat tembaga


Gambar 9. Dop paralon






Gambar 8.paralon

B    Gambar langkah kerja






Gambar 10. membuat lilitan kawat tembaga





Gambar 11. membuat lobang pada dop paralon










Gambar 12. pembuatan penyangga kawat




Gambar 13. Memasang penyangga pada kawat


Gambar 15. persiapan alat untuk menyolder




Gambar 16. penyolderan






Gambar 14. persiapan awal penyolderan



Gambar 17. Antena Omni sudah selesai di solder dan siap di uji



C    Gambar Langkah Konfigurasi



Gambar 18. Menu pilihan pada
Gambar 19. Menu pilihan dari Properties
Gambar 20. Memasukan IP Address dan subnet mask
Gambar 21. Memasukan  password dan user name menggunakan mozilla firefox melalui internet
Gambar 22. identitas dari antena Omni
Gambar 24. Antena Omni telah selesai di konfigurasi



Gambar 23. Membuat nama pada SSID












Daftar pustaka

No comments:

Post a Comment