BAB I
PENDAHULUAN
A
Latar belakang
Pada era
teknologi saat ini,informasi berkembang dengan cepat. Manusia memerlukan
komunikasi untuk dapat saling bertukar informasi dimana,kapan dan siapa saja.
Salah satu yang bisa di gunakan adalah dengan menggunakan sistem komunikasi
nirkabel (wireless), dan dalam sistem
komunikasi nirkabel memerlukan alat yaitu antena. Antena tersebut dapat
memencarkan jaringan 360o.
Sistem
komunikasi nirkabel banyak di gunakan untuk menghubungkan antara server dan
client.sistem komunikasi wireless banyak di gunakan karena harga yang lebih
terjangkau, selain itu teknologi ini lebih praktis dan efisian.
Dalam antena
omni memiliki pola nondirectional dan
directional. Model jaringan dalam
antena omni adalah berbentuk seperti donat yaitu 360o.
Antena
Omni digunakan untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik,
lalu meradiasikannya (Pelepasan energi elektromagnetik ke udara atau ruang
bebas). Dan sebaliknya, antena juga dapat berfungsi untuk menerima sinyal
elektromagnetik (Penerima energi elektromagnetik dari ruang bebas ) dan
mengubahnya menjadi sinyal listrik. Pada radar atau sistem komunikasi satelit,
sering dijumpai sebuah antena yang melakukan kedua fungsi (peradiasi dan
penerima) sekaligus. Namun, pada sebuah teleskop radio, antena hanya
menjalankan fungsi penerima saja.
Antena
ini basa menerima sinyal elektromagnetik dengan bagus,sehingga sinyal untuk
internet bisa lebih kuat dan cepat.Mempermudah pengguna dalam menggunakan
internet.Koneksi internet menjadi lebih cepat karena Antena ini dapat menangkap
sinyal yang kemudian disambungkan langsung ke Transit Point .
Dengan
Antena Omni,sinyal dapat dipancarkan ke segala arah dan aplikasi yang dibutuhkan
dari antena tersebut,dapat digunakan disisi Access Point (AP) untuk komunikasi
data data pada jaringan Wireless-LAN,antena ini diharapkan dapat digunakan pada
sisi server dan dapat melayani setiap client-nya dalam suatu area/kawasan Wifi
sesuai dengan standart protocol IEEE 802.11
B
Tujuan
1. Siswa
dapat mengetahui komponen-komponen pembuatan antena omni sederhana
2. Siswa
dapat mengetahui cara membuat antena omni sederhana
3. Untuk
menyebarkan sinyal dari access point menuju ke sekitar radius 360 derajat.
C
Penyelesaian Masalah
Karena
pendeknya jangkauan sinyal Wifi untuk dapat diterima oleh konsumen,meenyebabkan
tidak nyamanan pemakai saat mengakses internet, Oleh karena itu dibuatnya
Antena Omni agar bisa menerima sinyal Wifi tersebut dengan lebih optimal.
Dengan
Antena Omni,sinyal Wifi yang terpancar bisa diterima lebih baik,dan koneksi
komputer dengan internet menjadi lebih cepat. Antena Omni ini disambungkan
langsung ke Acces Point agar lebih mudah menggunakan koneksi internetnya.
BAB II
LANDASAN
TEORI
Antena omni adalah antena daya sistem yang
memencar secara seragam dalam satu pesawat dengan bentuk pola arahan dalam
bidang tegak lurus.
Antena omni dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa antena omni di outdoor
point-to-multipoint komunikasi sistem termasuk sambungan telepon seluler dan
siaran TV.
Antena omni mempunyai sifat umum radiasi atau pancaran sinyal 360 derajat yang
tegak lurus ke atas. Antena omni hanya memberi pancaran sinyal pada
sekelilingnya, sedengkan pada bagian atas antena tidak memiliki sinyal radiasi.
BAB III
PROSES
PENGERJAAN
A.
Alat dan Bahan
Ø Pipa
Paralon 1 cm (pvc 1 inch)
Ø Kawat
Tembaga kurang lebih 1 mm
Ø Penutup
pipa Paralon 2 buah
Ø Mur
secukupnya
Ø Sterofom
secukupnya
Ø Gunting/cutter
Ø Tang
pemotong
Ø Solder
Ø Bor
Ø Spidol
Ø Gergaji
Ø Penggaris
B.
Langkah Kerja
1. Siapkan
alat dan bahan yang diperlukan seperti yang diatas
2. Kemudian
setelah semua siap, buat kumparan dari kawat Tembaga, kita harus membuat
kumparan sebanyak 9 lilitan. Panjang pertama yaitu 6,1 cm, panjang kedua sampai
dengan ke-8 yaitu 9,1 cm, dan kumparan yang terakhir yang ke- 9 yaitu 8,3 cm.
Cara untuk membuat kumparan tersebut, untuk membuat kumparan, gunakan
spidol, yang diameternya 15 mm.
3.
Kemudian buatlah lobang pada salah satu dop
paralon menggunakan bor
4. Kita
membuat penyangga kawat dengan menggunakan sterofom di sesuaikan dengan ukuran
lubang paralon, pertama kita membuat polanya dan gunting pola tersebut agar
menghasilakan sebuah lingkaran.
5. Setelah
itu pasangkan sterofom kebagian tengah antara kumparan. Contohnya diantara
kumparan 1 dan 2, lakukan selanjutnya sampai kumparan terakhir.
6. Masukan
kumparan yang telah diberi penyangga (sterofom) tadi kedalam pipa yang berukuran
panjang 1 meter.
7. Masukan
ujung kawat tembaga yang paling atas kebagian bawah N-connector (female),
setelah kawat terhubung dengan konektor langkah selanjutnya.
8. solder
kawat tembaga dengan bagian N-connector.
9. Tutup
kedua ujung pipa paralon menggunakan dop paralon ( untuk bagian atas paralon
gunakan dop yang tidak di bor, kunci bagian dop paralon dengan N-connector dan
tutup)
Bab IV
Data Pengujian
A
Alat dan bahan yang di perlukan saat
pengujian
1.
PC (Personal Computer) / Laptop
2.
Ponsel
3.
UPS/Terminal
4.
Kabel pigtail (pigtail kable)
5.
Kebel UTP model Straight
6.
Acces point
7.
Kabel chargar
B
Langkah-langkah persiapan Pengujian
1.
Siapkan alat
dan bahan yang diperlukan.
2.
Pasang salah
satu ujung kabel pigtail (pigtai kable) yang berukuran lebih besar ke antena
omni, kemudian pasang juga salah satu ujung kabel pigtail yang berukuran lebih
kecil ke Acces Point.
3.
Colokan
kabel charger ke router dan ke ups atau Terminial.
4.
Masukan
kabel UTP dengan model Straight ke PC (Personal Computer) dan juga ke Acces
Point.
C
Langkah-Langkah konfigurasi
1.
Nyalakan PC dan klik Start control panel Network and sharing center klik Connections, Selanjutnya
2.
Pada kotak
general pilih poperties kemudian double klik pada internet protocol version 4 (TCP/IPv4), lalu rubahlah “obtain an IP address automatically”
menjadi “Use the following IP address”,
kemudian isilah IP address menjadi :
192.168.1.5 dan Subnet mask menjadi : 255.255.255.0,
lalu klik OK
3.
Bukalah
aplikasi Mozilla Firefox,masukan alamat : 192.168.1.124, kemudian akan muncul kotak
yang berisikan “user name” dan “password”, isikan kedua kolom tersebut lalu
klik OK
4.
Langkah
selanjutnya, akan ada kotak yang berisikan tentang wireless. Lakukan
penggaturan wireless dengan mengklik pada wireless , lalu rubahlah SSID menjadi
nama yang di inginkan selanjutnya klik save.
5.
Data
kemudian akan di simpan, lalu akan muncul lagi kotak yang menggatakan
konfigurasi berhasil dan akan di arahkan untuk melakukan restart web browser
6.
Lakukan klik
kanan, dan pilih muat ulang.
7.
Konfigurasi
telah berhasil
Bab V kesimpulan
Pada era
teknologi yang maju ini ,informasi berkembang dengan cepat. Manusia memerlukan
komunikasi untuk dapat saling bertukar informasi dimana,kapan dan siapa saja.
Komunikasi yang di maksud adalah dapat menghubungkan antara client dan server. Salah
satu yang bisa di gunakan adalah dengan menggunakan sistem komunikasi nirkabel
(wireless), dimana wireless ini
membutuhkan antena sebagai alat pemancar sinyal atau frekuensi. Antena yang di
maksud di sini adalah antena omni yang dapat memancarkan jaringan dengan
arah pancar 360o.
Antena omni yang
dibentuk dengan tembaga dan dibuat dengan cara lilit di uji pada ketinggian ± 1,5 m dan jarak
pancar sinyal sejauh ± 20 m dangan arah pancar 360o. Pengujian
jauhnya jarak sinyal di gunakan perangkat ponsel yang memiliki wi-fi. Dan jika antena omni di pasang pada
ketinggian ± 100 m, maka jarak pancarnya akan lebih jauh mungkin bisa mencapai
jarak ± 2 km, jarak pancar yang sangat jauh.
Bab VI
Penutup
Demikian Laporan Praktek
pembuatan Antena Omni yang telah saya
susun dengan judul “Laporan Pembuatan Antena Omni”. Saya berharap laporan ini
dapat bermanfaat.
Selain itu saya juga ingin
mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah banyak membantu
saya dalam proses penyusunan Laporan Pembuatan Antena OMNI ini.
Manusia tidak ada yang
luput dari kesalahan, karena itu Saya selaku penyusun memohon maaf yang
sebesar-besarnya apabila ada kesalahan pada Laporan ini.
Sekian Laporan pembuatan
antena OMNi ini, saya ucapkan Terima Kasih.
|
|
Penyusun
L.Agustinus Mulianto
|
Lampiran
dokumentasi
A
Lampiran Alat dan Bahan
Gambar 1.Alat dan Bahan
Gambar 2.Seterofom
Gambar 3.solder,kawat
Gambar 3.Baut
Gambar 4.cutter,penggaris,spidol
Gambar 5.connector N Famele
Gambar 7.kawat tembaga
Gambar 9. Dop paralon
Gambar 8.paralon
B
Gambar langkah kerja
Gambar 10. membuat lilitan kawat tembaga
Gambar 11. membuat lobang pada dop paralon
Gambar 12. pembuatan penyangga kawat
Gambar 13. Memasang penyangga pada kawat
Gambar 15. persiapan alat untuk menyolder
Gambar 16. penyolderan
Gambar 14. persiapan awal penyolderan
Gambar 17. Antena Omni sudah selesai di
solder dan siap di uji
C
Gambar Langkah Konfigurasi
Gambar 18. Menu pilihan pada
Gambar 19. Menu pilihan dari Properties
Gambar 20. Memasukan IP Address dan subnet
mask
Gambar 21. Memasukan password dan
user name menggunakan mozilla firefox melalui internet
Gambar 22. identitas dari antena Omni
Gambar 24. Antena Omni telah selesai di
konfigurasi
Gambar 23. Membuat nama pada SSID
|
|
Daftar
pustaka
|
No comments:
Post a Comment