kursor

Blue Fire Pointer 

Thursday, November 9, 2017

Melakukan Setting Ulang Koneksi Jaringan - AGUS PRIANTONO NC

Mempersiapkan Perbaikan Konektifitas Jaringan pada PC yang Bermasalah

a.    Tujuan Kegiatan Pemelajaran
1)   Peserta didik mampu menyusun langkah-langkah persiapan perbaikan konektifitas jaringan
2)   Peserta didik  mampu memilih peralatan bantu pemeriksaan yang tepat

b.   Uraian Materi 1
Persiapan untuk melakukan perbaikan konektifitas jaringan pada komputer client yang bermasalah harus terlebih dahulu mengetahui peralatan-peralatan yang akan digunakan dan dibutuhkan dalam jaringan tersebut. Selain peralatan dalam proses perbaikan konektifitas kita juga harus mengetahui jenis topologi jaringan yang digunakan oleh komputer client tersebut. Hal ini dilakukan agar dalam proses persiapan dan proses perbaikan kita tidak menggunakan sistem trial and error yang berarti kita hanya mencoba-coba saja tanpa mengetahui permasalahan yang dihadapi sebenarnya. Pada pembahasan berikut akan mem-bahas tentang persiapan perbaikan konektiftas pada jaringan dengan topologi Bus & Star. Alasan pembahasan hanya pada jaringan dengan topologi Bus dan Star karena kedua jaringan paling banyak digunakan.

1)   Persiapan Perbaikan Konektivitas pada Jaringan dengan Topologi Bus
Merupakan topologi fisik yang menggunakan kabel Coaxial dengan menggunakan T-Connector dengan terminator 50 ohm pada ujung jaringan. Topologi bus menggunakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup serta sepanjang kabel terdapat node-node.
Karakteristik topologi Bus adalah:
Ø Merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
Ø Paling prevevalent karena sederhana dalam instalasi
Ø Signal merewati 2 arah dengan 1 kabel kemungkinan terjadi collision (tabrakan data atau tercampurnya data).
Ø Permasalahan terbesar jika terjadi putus / longgar pada salah satu konektor maka seluruh jaringan akan berhenti
Ø Topologi Bus adalah jalur transmisi dimana signal diterima dan dikirim pada setiap alat / device yang tersambung pada satu garis lurus (kabel), signal hanya akan ditangkap oleh alat yang dituju, sedangkan alat lainnya yang bukan tujuan akan mengabaikan signal tersebut / hanya akan dilewati signal.













Gambar 1 Jaringan dengan Topologi Bus
Persiapan yang dilakukan adalah dengan mempersiapkan peralatannya. Peralatan / bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan Topologi Bus adalah:
a)    Kartu Jaringan  (Network Interface Card/ LAN Card)
Sebuah kartu jaringan (LAN Card) yang terpasang pada slot ekspansi pada sebuah motherboard komputer server maupun workstation (client) sehingga komputer dapat di-hubungkan kedalam sistem jaringan. Dilihat dari jenis interface-nya pada PC terdapat dua jenis yakni PCI dan ISA

a                                         Konektor RJ 45                    b









Konektor BNC
Gambar 2.
a.    Kartu jaringan (LAN Card) ISA dengan konektor BNC dan RJ45
b.    Kartu jaringan (LAN Card) ISA dengan konektor BNC

b)   Kabel dan konektor
Kabel yang digunakan untuk jaringan dengan topologi Bus adalah menggunakan kabel coaxial. Kabel coaxial menyediakan perlindungan cukup baik dari cross talk (disebabkan medan listrik dan fase signal) dan electical inteference (berasal dari petir, motor dan sistem radio) karena terdapat semacam pelindung logam/metal dalam kabel tersebut.
Jenis kabel coaxial diantaranya kabel TV (kabel Antena), thick coaxial dan thin coaxial kecepatan transfer rate data maximum 10 mbps. Kabel Coaxial atau kabel RG-58 / kabel 10base2 (ten base two) memiliki jangkauan antara 300 m dan dapat mencapai diatas 300m dengan menggunakan repeater. Untuk dapat digunakan sebagai kabel jaringan harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dengan diameter rata-rata berkisar 5 mm dan biasanya berwarna gelap.
Gambar 3.  Kabel Jenis Coaxial atau RG-58/BNC

Konektor yang digunakan dalam jaringan Topologi Bus adalah dengan menggunakan konektor BNC. Konektor BNC ada 3 jenis yakni:
a.    Konektor BNC
Konektor BNC yang dipasangkan pada ujung-ujung kabel coaxial.

b.    TerminatorBNC
Konektor BNC dipasangkan pada ujung-ujung Jaringan dengan Topologi Bus yang memiliki nilai hambatan 50 ohm.
c.    TBNC
Adalah konektor yang dihubungkan ke kartu jaringan (LAN Card) & ke Konektor BNC ataupun ke terminator untuk ujung jaringan.














a                                  b                                  c
Gambar 4. Jenis-jenis Konektor BNC
a. Konektor BNC, b. Terminator BNC, c. T BNC

2)   Persiapan Perbaikan konektifitas pada Jaringan dengan topologi Star
Topologi Star adalah topologi setiap node akan menuju node pusat / sentral sebagai konselor. Aliran data akan menuju node pusat baru menuju ke node tujuan.Topologi ini banyak digunakan di berbagai tempat karena memudahkan untuk menambah, mengurangi dan men-deteksi kerusakan jaringan yang ada. Panjang kabel tidak harus sesuai (matching). Kerugian terjadi pada panjang kabel yang dapat menyebabkan (loss  effect) karena hukum konduksi, namun semua itu bisa diabaikan.
Karateristik topologi Star adalah:
a)    Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
b)   Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung ter-hubung ke central node.
c)    Keunggulan jika terjadi  kerusakan pada salah satu node maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa mengganggu jaringan lain.
d)   Dapat  digunakan  kabel  lower  karena  hanya  menghandle  satu traffic node dan biasanya menggunakan kabel UTP
Gambar 5. Jaringan  dengan Topologi Star
Persiapan yang harus dilakukan adalah mempersiapkan peralatannya. Peralatan atau bahan yang dibutuhkan untuk jaringan dengan Topologi Bus adalah:
a)    Kartu Jaringan  (Network Interface Card/ LAN Card)
Sebuah kartu jaringan (LAN Card) yg terpasang pada slot ekspansi pada sebuah motherboard komputer server maupun workstation (client) sehingga komputer dapat dihubungkan ke-dalam sistem jaringan. Dilihat dari jenis interface-nya untuk jaringan menggunakan topologi star menggunakan kartu jaringan jenis PCI.
















Gambar 6.
a. Kartu jaringan (LAN Card) PCI dengan konektor BNC dan RJ45
b. Kartu jaringan (LAN Card) PCI dengan konektor RJ 45

b)   Kabel dan Konektor
Kabel yang digunakan dalam Jaringan dengan topologi star adalah UTP (Unshielded Twisted Pair). Merupakan sepasang kabel yang dililit satu sama lain dengan tujuan mengurangi interferensi listrik yang terdapat dari dua, empat atau lebih pasang (umumnya yang dipakai dalam  jaringan adalah  4 pasang / 8  kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 mbps sampai dengan 100 mbps tetapi mempunyai jarak pendek yaitu maximum 100m. Umumya di Indonesia warna kabel yg terlilit adalah (orange- putih orange), (hijau-putih hijau), (coklat-putih coklat) dan (biru- putih biru).
Gambar 7. Kabel Jenis UTP (Unshielded Twisted Pair) Konektor yang digunakan dalam jaringan Topologi star dengan kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) yakni menggunakan konektor RJ45 dan untuk mengepres kabel menggunakan tang khusus yakni Cramping tools.
                                               a                                                  b      
Gambar 8 a. Konektotor RJ 45 b. Cramping tools
Gambar 9. Susunan Konektor dan Pengkabelannya
c.    Rangkuman 1
1)   Sebelum melakukan perbaikan konektifitas jaringan pada komputer workstation (client) yang bermasalah diperlukan peralatan dan harus diketahui jenis topologi jaringan yang digunakan oleh komputer workstation (client) tersebut.
2)   Karakteristik Topologi Bus
Ø Merupakan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup dimana sepanjang kabel terdapat node-node.
Ø Paling prevvalent karena sederhana dalam instalasi.
Ø Signal melewati 2 arah dengan satu kabel memungkinkan terjadi collision (tabrakan data atau tercampurnya data).
Ø Permasalahan terbesar jika terjadi putus atau longgar pada salah satu konektor maka seluruh jaringan akan berhenti.
Ø Topologi Bus adalah jalur transmisi dimana signal diterima & dikirim pd setiap alat / device yang tersambung pada satu garis lurus (kabel), signal hanya akan ditangkap oleh alat yang dituju, sedangkan alat lain yg bukan tujuan akan mengabaikan signal tersebut / hanya dilewati signal.
3)   Karakteristik Topologi Star
Ø Setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node dan kembali lagi.
Ø Mudah dikembangkan karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node.
Ø Keunggulan jika terjadi kerusakan pd salah satu node maka hanya pada node tersebut yang terganggu tanpa mengganggu jaringan lain
Ø Dapat digunakan kabel lower karena hanya menghandle satu traffic node & biasanya menggunakan kabel UTP
4)   Peralatan atau bahan  yang dibutuhkan untuk membuat jaringan komputer adalah:
Ø Kartu Jaringan (Network Interface Card/LAN Card)
Ø Kabel dan Konektor
Ø Switch/Hub
5)   Kabel UTP (Unshilded Twisted Pair) merupakan salah satu kabel untuk menghubungkan komputer dalam jaringan komputer dengan topologi Star dan yang paling banyak di-gunakan.

6)   Kabel UTP dihubungkan dengan konektor RJ45 dan untuk mengepres kabel digunakan tang khusus yang dikenal dengan nama Cramping tools, sedangkan untuk kabel Coaxial dihubungkan dengan konektor BNC.

No comments:

Post a Comment